Senin, 14 Oktober 19

Semua Alat Deteksi Tsunami Tak Ada yang Aktif

Semua Alat Deteksi Tsunami Tak Ada yang Aktif
* Alat deteksi tsunami. (Foto istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kesiapan Indonesia dalam menghadapi bencana tsunami masih sangat lemah. Hal ini ditandai dengan tidak berfungsinya alat deteksi dini tsunami termasuk sirine tsunami. Padahal wilayah Indonesia rawan bencana dengan garis pantai terpanjang di dunia. Persoalan ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Banyaknya korban tsunami di Selat Sunda juga disebabkan karena tidak berfungsinya alat deteksi tsunami sehingga masyarakat tidak ada waktu untuk menyelamatkan diri. Indonesia diketahui memiliki 22 alat deteksi tsunami (Buoy). Namun sejak 2012 sudah tidak ada yang aktif lagi.

”Dulu Indonesia memiliki jaringan tsunami sebanyak 22 buoy tsunami. Yang dibangun oleh Indonesia ada 8 unit, Jerman 10 unit, Malaysia 2 unit, dan Amerika Serikat 2 unit. Buoy tsunami itu dibuat sejak 2008, sudah tidak beroperasi lagi sejak 2012,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho Rabu (26/12/2018) malam.

 

Baca juga:

Pasca Tsunami Selat Sunda, Kondisi Listrik Pulih 95%

Foto SAR Korban Tsunami Selat Sunda Temukan Satu Mayat Korban

Dunia Berduka Atas Bencana Tsunami Selat Sunda

Jokowi Sampaikan Duka Cita untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Selat Sunda Masih Berpotensi Tsunami

Belum Pasti Penyebabnya, Tsunami di Selat Sunda Peristiwa Langka

Melacak Aktivitas Gunung Anak Krakatau Sampai Akhirnya Tsunami

Tak Ada Alat Deteksi Dini Tsunami Berujung Korban Jiwa

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.