Sabtu, 4 Februari 23

Sandiaga Tinjau Persiapan Penyelenggaraan ATF 2023 di Yogyakarta

Sandiaga Tinjau Persiapan Penyelenggaraan ATF 2023 di Yogyakarta
* Menparekraf Sandiaga Uno (tengah) didampingi oleh Sesmenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani (kiri) dan Kadispar DI Yogyakarta Singgih Raharjo (kanan) meninjau langsung kesiapan Candi Prambanan Sebagai Lokasi Opening Ceremony of ASEAN Tourism Forum 2023, Minggu (8/1/2023). (Foto: Kemenparekraf)

Obsessionnews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meninjau kesiapan penyelenggaraan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 yang akan dilaksanakan di Yogyakarta, pada 2-5 Februari 2023.

Menparekraf Sandiaga meninjau langsung kesiapan dan infrastruktur yang ada di Jogja Expo Centre sebagai penyelenggaraan agenda TRAVEX (Travel Exchange) ATF dan Candi Prambanan sebagai lokasi Opening Ceremony of ASEAN Tourism Forum 2023, Minggu (8/1/2023).

Baca juga: Sandiaga Lantik Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Kemenparekraf

Dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/1), Sandiaga menjelaskan, Indonesia saat ini menjadi ketua forum pariwisata ASEAN. Sesuai tradisi ASEAN, keketuaan Indonesia di forum pariwisata ASEAN akan diakhiri dengan menjadi tuan rumah penyelenggara ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 yang bertemakan “ASEAN: A Journey to Wonderful Destinations”.

“Tadi kita sudah lihat infrastruktur Jogja Expo Centre yang sedang direnovasi. Untuk toiletnya sudah bagus, dan semoga untuk keseluruhan bisa selesai sebagaimana yang telah dijadwalkan,” kata Sandiaga.

Dia juga mengatakan, Yogyakarta memiliki kelengkapan infrastruktur yang luar biasa. Seperti adanya Bandara Yogyakarta International Airport, ketersediaan hotel yang beragam, dan memiliki destinasi unggulan dan destinasi super prioritas Borobudur.

Baca juga: Wujudkan Target di Sektor Parekraf, Kemenparekraf dan Grab Kembali Jalin Kerja Sama

Ia berharap target jumlah wisatawan mancanegara atau wisman yang mencapai 7,4 juta pada tahun 2023 bisa ditopang dengan kesuksesan penyelenggaraan ATF 2023.

“Dan tentunya harapannya dapat menghadirkan wisman, dan juga mereka membeli produk-produk ekonomi kreatif Indonesia. Kami juga berharap target kunjungan wisman 7,4 juta tahun 2023 diawali kesuksesannya dari ATF,” kata Sandiaga.

Dia mengungkapkan, ATF 2023 memiliki makna yang cukup besar karena akan menjadi event pembuka pertemuan antar menteri ASEAN di masa keketuaan Indonesia di ASEAN pada seluruh sektor di 2023 yang mengusung tema ASEAN: Epicentrum of Growth.

Momentum Keketuaan Indonesia di ASEAN pada tahun 2023 diharapkan dapat menghasilkan inisiatif baru dalam mengatasi berbagai tantangan utama yang menjadi perhatian di kawasan dan dunia.

“Dan ini kementerian lembaga pertama yang akan menyambut Keketuaan Indonesia pada ASEAN 2023. Oleh karenanya, mohon pemerintah pusat dan daerah di Yogyakarta serta pelaku di industri pariwisata untuk hadir dan mendukung kesuksesan ATF 2023,” ujar Sandiaga.

Sementara itu, Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani, mengatakan ATF 2023 akan diisi dengan beberapa program pendukung seperti Opening Ceremony di area open theater Candi Prambanan; Royal Dinner di Keraton Yogyakarta, Post Tour bagi Delegasi Meeting dengan konsep Trail of Civilization dan tema Wellness Tourism; Bilateral Meetings antarnegara dan organisasi internasional; ASEAN NTOs Media Briefing; ASEAN Awarding Ceremony; ASEAN Tourism Ministers Press Conference; serta Handover Ceremony dari Indonesia kepada Laos PDR.

“Kita juga akan memberikan apresiasi kepada stakeholder kita yang telah mengimplementasikan bagaimana kepariwisataan berkelanjutan itu sendiri,” kata Sesmenparekraf.

Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Singgih Raharjo, mengatakan bahwa keseriusan Pemprov Yogyakarta dalam mendukung ATF 2023 yaitu dengan menawarkan paket wisata dan menyediakan free ongkir untuk pembelian produk ekonomi kreatif yang dipamerkan.

“Keseriusan Pemda dalam memberikan supporting pada kegiatan ini adalah menjual paket wisata, kita juga menyediakan free ‘ongkir’ (ongkos kirim) untuk pembelian produk ekraf, bisa dikirim ke dalam negeri dan luar negeri,” kata Singgih. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.