Kamis, 4 Juni 20

Rute Lengkap Perjalanan Spiritual Umrah 45 Dai Desa Madani Parmusi

Rute Lengkap Perjalanan Spiritual Umrah 45 Dai Desa Madani Parmusi
* Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesis (Parmusi H. Usamah Hisyam dan istrinya, Hj. Daisy Astrilita. (Foto: Albar/Obsession News)

Jakarta, Obsessionnews.com – Para Dai Desa Madani Persaudaraan Muslimin Indonesis (Parmusi) yang berjumlah 45 orang akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Mereka berangkat dari Jakarta pada Jumat (14/2/2020) bersama Ketua Umum Parmusi H. Usamah Hisyam dan istrinya, Hj. Daisy Astrilita.

Dari pantauan obsessionnews.com di Bandara Soekarno-Hatta mereka tiba di bandara pukul 11.00 WIB lengkap mengunakan baju rompi dan peci Parmusi. Rute perjalanan umrah ini akan dimulai menuju ke kota Madinah menggunakan pesawat Oman Air. Perjalanan ditempuh 11 jam, dengan transit dulu di ibu kota Oman selama dua jam.

 

Selanjutnya perjalanan diteruskan ke Madinah. Di sana para Dai Desa Madani Parmusi hanya menginap selama dua hari.

Di hari pertama pada Sabtu (15/2), ziarah wada ke makam Nabi Muhammad Saw beserta Sahabat Sayidina Abubakar Assidiq,Sayidina Umar Bin Khattab, dan Itikaf di Masjidil Nabawi.

Pada hari Minggu para Dai Parmusi kembali melakukan ziarah ke Makam Rasulullah SAW dan kedua sahabat Abu Bakar dan Umar RA, Raudah dan Mihrab yang terdapat di Masjid Nabawi.

Lalu jamaah akan berziarah ke tempat-tempat bersejarah, seperti Masjid Qiblatain shalat sunnah 2 rakaat di Masjid Quba, masjid pertama yang didirikan oleh Nabi. Ke Jabal Uhud, yakni makam para syuhada sewaktu perang Uhud, antara lain Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib (paman Rasulullah).

Lalu pergi ke Masjid Sab’ah di Khandaq, bekas gardu penjagaan waktu mempertahankan kota Madinah. Lalu kembali ke hotel bersiap meninggalkan Madinah menuju ke Masjid Bir Ali untuk Miqat Umrah dan melanjutkan perjalanan menuju Mekkah.

Setelah tiba di Mekkah Minggu malam para Dai menuju ke Masjidil Haram untuk melaksanakan Ibadah Puncak yaitu ibadah umrah 1. Seluruh rangkaian umrah ini dibimbing oleh muthawwif yang berpengalaman.

Keesokan harinya para dai akan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, shalat sunnah serta amalan lainnya sambil menikmati keindahan kota Mekkah. Demikian juga pada hari setelahnya, Selasa, mereka akan lebih banyak dihabiskan beribadah di Masjidil Haram.

Pada hari Rabu para dai akan mengunjungi tempat-tempat bersejarah, seperti Jabal Nur tempat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama, Jabal Tsur tempat Nabi bersama Abu Bakar bersembunyi dari kejaran kaum Musyrik Quraisy.

Mereka pergi ke Masjid Namirah, yakni sebuah masjid di kawasan Arafah yang menjadi tempat Rasulullah berkemah. Mereka juga pergi ke Jabal Rahmah, tempat pertemuan Nabi Adam AS dan Siti Hawa setelah berpisah selama 200 tahun. Selain itu mereka juga mengikuti Muzdalifah, tempat mengambil kerikil minimal 63 dan niat bermalam (mabit) pada waktu musim haji. Kemudian mengunjungi Mina, tempat melempar Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah.

“Mereka yang ingin ingin melakukan Ibadah Umrah 2 agar langsung berpakaian Ihram setelah mandi, kita akan melakukan niat Umrah dan Shalat Sunnah di Masjid Ja’ranah tempat mengambil Miqat,” ujar Direktur Utama DenaTour Sheikh Mashoor.

Pada Kamis para jamaah diminta menuju Masjidil Haram untuk melakukan Tawaf Wada (Tawaf Perpisahan). Setelah selesai, Jamaah kembali ke Hotel dan persiapan
untuk check out.

Di hari terakhir Jumat (21/2) mereka akan mengawali ibadah shalat subuh dilanjutkan dengan Tawaf Wada (Tawaf Perpisahan). Setelah check out di hotel Mekkah kemudian dilanjutkan menuju airport Jeddah untuk terbang menuju Jakarta menggunakan Oman air. Para Dai akan tiba di Jakarta Pada Sabtu siang pukul 14.00 WIB. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.