Sabtu, 2 Juli 22

RSCM Dapat Akreditasi Internasional, Presiden SBY: Layani Masyarakat Tak Mampu dengan Ramah dan Manusiawi

Presiden SBY dan Ibu Negara di RSCM (setkab.go.id/abror)

 

Rudi

Jakarta-Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) di RSCM Kirana, Jakarta Pusat, Kamis (4/7) mendapatkan apresiasi atas akreditasi Joint Commi-ssion International (JCI). Dengan demikian, RSCM menjadi rumah sakit pemerintah pertama di tanah air, yang mendapatkan akreditasi internasional.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyaksikan penyerahan akreditasi tersebut berharap agar apresiasi  Joint Commission International itu dapat meningkatkan pelayanan yang sejajar  dengan rumah sakit bertaraf internasional lainnya di dunia.  

Dengan pelayanan seperti itu, kita dapat menahan arus masyarakat yang berobat ke luar negeri. Kita juga dapat menarik peserta asuransi kesehatan internasional untuk berobat di Rumah Sakit yang kita miliki,” kata Presiden SBY.

Sedang atas peresmian Unit Pelayanan Terpadu Kesehatan Mata RSCM Kirana, Presiden SBY meminta  pelayanan terbaik dan teknologi yang canggih dapat  memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya mengajak saudara  untuk ikut serta secara aktif menurunkan angka kebutaan pada seluruh lapisan  masyarakat. Berikan fokus pelayanan kepada masyarakat tidak mampu, dengan layanan yang ramah dan manusiawi,” pinta Presiden SBY kepada jajaran Unit Pelayanan Terpadu Kesehatan Mata RSCM Kirana.

Pemerintah, kata Presiden,  memberikan perhatian yang besar bagi peningkatan kualitas dan pelayanan kesehatan. Melalui reformasi kesehatan, kita ingin mengubah paradigma masyarakat dari sekedar berobat gratis, menjadi sehat secara gratis.

Melalui  program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Program Keluarga Harapan (PKH), kata Presiden, pemerintah memperluas akses kesehatan bagi masyarakat.

Kita patut bersyukur, sampai saat ini Jaminan Kesehatan Masyarakat telah menyentuh lapisan masyarakat terbawah. Ini merupakan jaminan kesehatan terbanyak dan bersejarah bagi kita sejak kita merdeka,” Presiden SBY menambahkan.

Menurut Presiden SBY, peserta Jamkesmas dilayani oleh ribuan puskesmas untuk pelayanan kesehatan  dasar.  Sementara pelayanan kesehatan rujukan, dapat dilayani di hampir seluruh Rumah Sakit pemerintah dan swasta di seluruh pelosok tanah air.

Melalui Jamkesmas, kita dapat memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat yang sangat miskin, penduduk   miskin,  dan masyarakat tidak mampu. Ini merupakan program pro-rakyat yang akan terus kita gulirkan dan tingkatkan dari waktu ke waktu,” kata Presiden SBY.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.