Pendukung Kristiani di London Nyatakan Anti India

Pendukung Kristiani di London Nyatakan Anti India
Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi yang dikenal sebagai sosok Hindu radikal ekstrim tampaknya terkena karma. PM Modi yang hobi satroni Islam hingga Hindu radikal bakar masjid, kini kuil Hindu ganti disatroni dan dirusak oleh kelompok Khalistani. Setelah serangkaian serangan di Australia dan Kanada, Khalistan mengangkat slogan-slogan anti-India di luar Komisi Tinggi India di London pada hari Sabtu. Republic TV pada Minggu (19/2/2023), mengakses visual slogan-slogan pendukung Khalistan melawan India di London. Para pendukung Khalistani tidak hanya mengangkat slogan-slogan Pro-Khalistani tetapi juga meneriakkan slogan-slogan anti-India di luar Komisi Tinggi India. Mengambil ke Twitter, mantan presiden Andhra Pradesh Bharatiya Janata Yuva Morcha (BJYM) Vishnu Vardhan Reddy berkata, "KhaIistas mengangkat slogan anti-India-Modi di luar Komisi Tinggi India di London. Mereka masih hidup di negeri dongeng mereka yang dapat menguntungkan diri mereka sendiri." Slogan anti-India oleh pendukung Khalistani di London terjadi beberapa hari setelah sebuah Kuil Hindu menjadi sasaran di Kanada oleh beberapa elemen Khalistani. Dinding kuil Ram di Mississauga dirusak dengan grafiti anti-India pada Selasa, 14 Februari. Sebelumnya pada 29 Januari, Gauri Shankar Mandir, Kuil Hindu terkemuka di Brampton Kanada menjadi sasaran grafiti Anti-India, memicu kemarahan besar-besaran di kalangan masyarakat. masyarakat India. (Red)