Presiden Rombak Kabinet, Petinggi Militer Brasil Ramai-ramai Mundur

Petinggi militer Brasil ramai-ramai mundur usai Presiden rombak kabinet saat layanan kesehatan negara itu di ambang kehancuran. Kepala militer angkatan darat, angkatan laut dan angkatan udara Brasil secara bersamaan mengundurkan diri saat Presiden Jair Bolsonaro tengah susah-payah mengatasi krisis kepemimpinannya. Para jenderal itu dilaporkan mengundurkan diri sebagai protes mereka atas apa yang mereka lihat sebagai upaya Bolsonaro mengendalikan militer dengan cara yang tidak semestinya. Pada hari Senin (29/03), Bolsonaro terpaksa merombak kabinet menyusul pengunduran diri menteri luar negeri dan menteri pertahanan. Popularitas Bolsonaro merosot akibat tanggapannya yang buruk dalam penanganan Covid-19.Ia secara konsisten menentang kebijakan karantina dengan alasan bahwa dampaknya terhadap ekonomi akan lebih buruk daripada dampak dari virus corona itu sendiri. Bolsonaro juga mengatakan kepada rakyat untuk "berhenti merengek" tentang pandemi. Padahal sudah hampir 314.000 orang telah meninggal akibat Covid-19 di Brasil, dan negara itu telah mencatat lebih dari 12,5 juta kasus yang dikonfirmasi. (BBC/Red)





























