Dilawan, Inggris Beri Sanksi China Siksa Muslim Uighur

Dilawan, Inggris Beri Sanksi China Siksa Muslim Uighur
Membalas sanksi atas penyiksaan Muslim Uighur, China komunis malah melawan dengan melarang sejumlah anggota parlemen Inggris masuk wilayahnya. China menjatuhkan sanksi kepada sembilan warga negara Inggris - termasuk lima anggota parlemen - dengan alasan mereka menyebarkan apa yang disebutnya sebagai "kebohongan dan disinformasi" tentang negara itu. Sembilan orang tersebut termasuk mereka yang paling vokal mengkritik China. Sanksi itu menjadi pembalasan atas sanksi oleh pemerintah Inggris pada hari Senin (22/03) atas pelanggaran hak asasi manusia terhadap kelompok minoritas Muslim Uighur. Menteri luar negeri Inggris mengatakan jika China ingin "membantah secara kredibel" klaim pelanggaran tersebut maka mereka harus memberikan akses kepada PBB untuk memasuki Xinjiang. Orang-orang yang menjadi sasaran oleh China termasuk mantan pemimpin Partai Konservatif Inggris, Sir Iain Duncan Smith, seorang pengacara dan seorang akademisi. Sir Iain mengatakan bahwa dia menerima sanksi itu sebagai "tanda kehormatan". Langkah China terhadap Inggris menyusul sejumlah sanksi serupa yang dijatuhkan kepada Uni Eropa. Blok regional tersebut merupakan bagian dari sebuah tindakan terkoordinasi yang disampaikan pada Senin (22/03) bersama dengan Inggris, Amerika Serikat dan Kanada. China menahan warga Uighur di kamp-kamp di wilayah barat laut Xinjiang, dimana tuduhan penyiksaan, kerja paksa dan pelecehan seksual telah muncul. China membantah tuduhan penyiksaan dan mengklaim kamp-kamp itu adalah fasilitas "pendidikan ulang" yang digunakan untuk memerangi terorisme. (Red) Sumber: BBC News