Isu Putra Mentan Incar Kepala Barantan, Ketum GPHN RI: Aji Mumpung Dinasti Limpo

Jakarta, Obsessionnews - Ketum Gerakan Penyelamat Harta Negara Republik Indonesia (GPHN RI) Madun Hatiyadi kembali angkat bicara soal putra Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kemal Redindo Syahrul Putra, yang diberitakan mengincar jabatan strategis Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (Barantan) Makassar, Sulawesi Selatan. Renindo dulu pernah dilaporkan pegiat anti korupsi ke KPK karena diduga sebagai pihak yang ikut diuntungkan atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) terendus sedang mengincar jabatan strategis kementerian yang dipimpin ayahnya sendiri. Kamis (18/3/ 2021) beberapa awak media meminta pendapat Ketum GPHN RI Madun Hariyadis saatberada di depan Pengadilan Tipikor Banten terkait soal obok-obok dugaan korupsi di Kementan tahun 2020 lalu. "Ini yang disebut aji mumpung, artinya mumpung bapaknya sebagai pemegang kebijakan di Kementan,” kata Madun. Ia juga menyampaikan secara objektif sah-sah saja siapa saja boleh ikut seleksi selama memenuhi syarat. “Kalau kawan-kawan media punya pendapat lain atau ada masyarakat yang mengatakan ini aji mumpung kan juga sah-sah saja,” ujarnya. "Kita ini kan hanya sebagai pelengkap penderitaan saja sebagai masyarakat yang kurang beruntung, apalagi kalau dugaan kita saat ini nantinya terbukti dan putra Mentan Renindo benar-benar yang menjadi Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Makasssar. Kita hanya bisa berdoa yang baik-baik semoga Redindo Amanah dalam mengemban jabatannya,” pungkas Madun. (Has)





























