Barca dan Juventus, Dua 'Raksasa' Tersingkir!

Barca dan Juventus, Dua 'Raksasa' Tersingkir!
Mengherankan! Dua raksasa klub sepakbola Barcelona dan Juventus tersingkir dari Liga Champions tahun ini. Klub yang dibintangi oleh Mega bingtang Lionel Nessi dan Cristiano Ronaldo itu jadi terpuruk. Meski Messi mencetak gol super lawan PSG dan Barcelona menunjukan peningkatan performa, tapi itu semua masih belum cukup untuk memicu remontada. Ya, itu adalah gol yang brillian dan barangkali mengurangi kepahitan Lionel Messi setelah lagi-lagi tersingkir dari Liga Champions bersama Barcelona. Namun, momen tersebut bisa menjadi kontribusi terakhir Messi untuk Barca di kompetisi elite Eropa ini. Penyerang Argentina itu melepaskan tendangan roket ke arah Keylor Navas dari luar kotak penalti. Bola melayang kencang di udara, lalu mendadak melengkung ke kiri, sebelum bersarang di pojok kiri atas gawang. Hanya jenis gol seperti itulah yang mampu menaklukkan Navas. Kiper asal Kosta Rika itu seperti terasuki spirit Real Madrid untuk menampilkan performa man of the match. Peluang demi peluang Barcelona mentah dan remontada jilid II pun sirna. Kisah Barcelona melawan kemustahilan itu sebetulnya bisa saja terjadi lagi ketika Messi mendapat penalti jelang turun minum dan berpotensi membawa Barca berbalik unggul. Sayang, Navas menepis tendangannya. Sepanjang babak pertama, Barcelona mengepung pertahanan PSG dan seharusnya punya peluang yang cukup untuk mengatasi defisit 4-1. Pada akhirnya, mereka hanya bisa bermain imbang 1-1 di Parc des Princes, Kamis (11/3) dini hari WIB. Ousmane Dembele melewatkan banyak kans emas. Jika penyelesaian akhirnya lebih baik, barangkali Barca bisa unggul lebih dulu dan niscaya mengubah alur permainan. Justru PSG yang memecah kebuntuan lewat Kylian Mbappe meski mereka dalam kondisi tertekan. Juventus Nelangsa Lagi dan lagi Cristiano Ronaldo gagal bawa Juventus juara Liga Champions usai ditendang Porto, nestapa Nyonya Tua di kancah elite Eropa pun berlanjut. Kemenangan 3-2 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Porto, Rabu (10/3) WIB, tak cukup buat bawa Juventus melaju ke fase berikutnya, setelah kalah gol tandang dengan agregat 4-4. Megabintang Bianconeri Cristiano Ronaldo tak tampil apik pada laga tersebut, membuatnya dikritik oleh para penggemar Juve. Tak heran jika penggemar berharap banyak kepada pemain yang berhasil meraih Ballon d’Or sebanyak lima kali itu, karena Ronaldo didatangkan dengan harapan dapat memberikan magisnya kepada Juventus untuk bisa memenangkan Liga Champions. Apalagi, dirinya punya label Mr. Champions League merujuk pada kepiawaiannya menaklukkan kompetisi ini. Pemain yang ditransfer dari Real Madrid dengan mahar £99,2 juta pada tahun 2018 itu nyatanya tak mampu membuat tim Turin berbicara banyak di Liga Champions. Praktis sejak berseragam Juve, Ronaldo tak pernah berhasil membawa timnya hingga ke semi-final, dengan perjalanan terjauh Bianconeri bersama pemain internasional Portugal itu ada di musim 2018/19 ketika berhasil lolos ke babak perempat-final, dan terhenti oleh Ajax Amsterdam dengan agregat 3-2 di fase tersebut. Tiga musim sudah Ronaldo berada di Turin, dan tiga musim juga Juventus bersama CR7 hanya menjadi tim penggembira di Liga Champions. Padahal selama di Los Blancos, mantan pemain Manchester United itu selalu membawa tim yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut setidaknya mencapai semi-final selama delapan musim beruntun. (Goal.com/Red)