Di Kebumen, Pelaksanaan Jateng 2 Hari di Rumah Saja Berlangsung Tertib

Kebumen, Obsessionnews.com - Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto didampingi Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama, dan Komandan Kodim 0709/ Kebumen Letkol Kav M.S Prawiranegara Matondang melakukan pemantauan pelaksanaan hari pertama Jateng Dua Hari di Rumah Saja yang dimulai 6 sampai 7 Februari 2021.
Pemantauan dipusatkan di Kota Kebumen, terlihat hampir semua toko yang ada di kota Kebumen tutup, termasuk dua mall atau supermaket, Jadi Baru dan Rita PasarRaya juga tutup. Hanya pasar Tumenggungan, Kebumen yang masih diizinkan untuk buka.
"Alhamdulillah Forkopimda, Wakil Bupati, Pak Kapolres dan Pak Dandim melakukan pengecekan langsung pembatasan kegiatan di masyarakat. Kita tahu sesuai himbuan Pak Gubernur, untuk Jawa Tengah dilakukan penutupan kegiatan. Tapi di Pasar tradisional masih tetap buka dengan protokol kesehatan yang ketat, tentunya agar ekonomi wong cilik masih bisa berjalan," ujar Arif usai melakukan pemantauan di Pasar Tumenggungan sekaligus pembagian masker kepada para pedagang, Sabtu (6/2/2021).
Kapolres Kebumen AKBP Piter mengatakan, sejak lima hari kemarin pihaknya bersama seluruh jajaran TNI/Polri dan juga Satpol PP gencar melakukan penanganan pemberlakuan pembatasan kegiatan di masyarakat. Sosialisasi dan himbuan terus disampaikan agar masyarakat mematuhi aturan yang berlaku, dengan protokol kesehatan yang ketat.
"Alhamdulillah kebijakan ini berlansung dengan aman dan kondusif. Misalnya di pasar, kita melihat masyarakat sudah banyak yang mematuhi protokol kesehatan dengan penggunaan masker. Yang belum punya kita kasih masker. Kita kasih masker kain yang bisa dicuci tidak sekali pakai. Kita berikan dua masker agar bisa buat ganti, dan kesehatan masyarakat bisa terjaga," ucap AKBP Piter.
Sementara itu, Komandan Kodim 0709/ Kebumen Letkol Kav M.S Prawiranegara Matondang mengatakan, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) akan dievalusi pada 8 Februari mendatang apakah dilanjutkan atau tidak sesuai dengan intruksi dan arahan dari pusat.
Namun selama ini, ia menyatakan, pihaknya sudah gencar melakukan operasi pendisiplinan masyarakat untuk mematuhi kebijakan PPKM. Di Kebumen sendiri ia melihat pelaksanaan itu sudah berlangsung dengan baik. Ia menyebut dari 26 kecamatan, di Kebumen hanya ada 3 kecamatan yang masuk zona merah. "Pada intinya Kodim selalu siap untuk menjalankan tugas," jelasnya.
Terkait PPKM ini, Arif menambahkan, jika ada hal yang kurang dalam kebijakan ini memang perlu divaluasi, dan terus ditingkatkan pelaksanaannya. Karena jangan sampai kebijakan ini justru tidak berfungsi, dan menambah banyak kasus corona di masyarakat.
"Di Kebumen sendiri, angka kematian corona 3,7 persen. Masih cukup tinggi. Karena itu kita berharap masyarakat bisa mematuhi intruksi dari pemerintah kabupaten," ucap Arif.
Arif menyatakan, corona ini akan terus tetap ada. Maka, hal yang perlu dilakukan masyarakat adalah terus menjaga protokol kesehatan, menjaga stamina tubuh, sambik menunggu vaksinasi dari pemerintah yang kini sudah mulai berlangsung. (Albar)





























