Pemerintah Minta Masyarakat Gunakan Libur Imlek dengan Bijak

Pemerintah Minta Masyarakat Gunakan Libur Imlek dengan Bijak
Jakarta, obsessionnews.com - Umat Konghucu dan Tionghoa akan merayakan Tahun Baru Imlek pada Jumat, 12 Februari mendatang. Setelah libur Imlek 13-14 Februari 2021. Setelah itu akan dilanjutkan dengan libur akhir pekan pada 13-14 Februari 2021. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta masyarakat Indonesia yang merayakan Tahun Baru Imlek, agar lebih bijak memanfaatkan hari libur tersebut. Maka dari itu, Muhadjir berpesan selama libur 3 hari libur tersebut masyarakat agar tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan dan di rumah saja. Mengingat, saat ini Indonesia masih menghadapi pandemi Covid-19. "Mohon memanfaatkan, hari raya ini juga merupakan hari libur nasional, karena itu mohon semua bisa memanfaatkan hari libur dengan bijak," ujar Muhadjir dalam penyataan pers di akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021). Menanggapi hal itu, Menteri Agama Yaqut Cholil juga berpesan agar perayaan Imlek tahun ini dirayakan secara sederhana. Sama seperti perayaan hari-hari besar agama sebelumnya. Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini menilai, pemanfaatan teknologi informasi tetap bisa dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dengan sanak saudara. Dan tentunya, tidak mengurangi esensi dari perayaan Imlek itu sendiri. "Nah, saya kira silaturahmi ini bisa diganti dengan cara-cara yang saling menjaga satu sama lain dari pandemi Covid-19 ini, misalnya dengan cara virtual," ujar Yaqut. Dia juga mengaku sudah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh Konghucu, agar Imlek tahun ini dilaksanakan secara sederhana dan virtual. “Itu tak mengurangi makna Imlek," pungkasnya. Hal senada diungkapkan Menteri Kesehatan Budi G Sadikin. Menurutnya, makna dari perayaan Tahun Baru Imlek juga sebagai harapan baru dan keberuntungan baru. Oleh karena itu, tanpa mengurangi makna tersebut, ia pun mengimbau kepada umat Koghuchu agar merayakan Imlek dengan cara-cara yang baru. “Caranya kita bisa melakukannya dengan keluarga kita di rumah atau dengan cara-cara digital. Kita bisa mengirimkan angpao dengan cara digital. Bagus juga kalau kita kirimkannya melalui transfer atau kalau tetap mau mengirimkan amplop merahnya bisa dikirim melalui aplikasi ojek online sekaligus untuk menyejahterakan saudara-saudara kita,” pungkasnya. (Poy)