Dapatkah UMKM Menjadi Obat Mujarab Penangkal Krisis Ekonomi Akibat Pandemi?

Oleh: Dr. Dewi Tenty Septi Artiany, SH, MH, M.Kn, Doktor Ilmu Hukum, Alumni Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Notaris, Pegiat Koperasi dan UMKM
Krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia pada 1998 membuktikan bahwa UMKM dapat menjadi tulang punggung perekonomian di saat krisis menghempas semua lini. Di masa itu banyak konglomerat hengkang dari Indonesia dan yang tertinggal adalah UMKM yang terus bertahan menopang bergeraknya perekonomian Indonesia.
UMKM memang sering dipandang sebelah mata terlebih bila dibandingkan banyaknya usaha dengan modal besar. Namun siapa sangka bahwa peran UMKM di Indonesia itu sangat besar yang dapat menjadi ‘obat mujarab’ dalam mengatasi ‘badai’ krisis ekonomi.
Hal yang Membuat UMKM Penting untuk Masyarakat
Ada banyak alasan kenapa UMKM dianggap penting. Di antaranya adalah sebagai sarana untuk mengentaskan masyarakat dari jurang kemiskinan. Sebagaimana kita ketahui angka penyerapan tenaga kerja di UMKM ini sangat tinggi. Hal ini terbukti dengan meningkatnya angka survei penyerap tenaga kerja dari bidang ini. Lalu UMKM juga bisa dijadikan sarana untuk meratakan tingkat perekonomian rakyat kecil dengan cara memeratakan lapangan kerja di desa dan di perkotaan.
Halaman selanjutnyaSelain itu UMKM juga dapat memberikan devisa bagi negara melalui berbagai barang hasil kerajinannya yang dikirim atau diekspor ke luar negeri.
Pada saat perbankan mengalami kebangkrutan karena banyaknya kredit macet. Angkanya bahkan sampai minus 13 persen. Keberadaan koperasi dan UMKM dapat membantu pertumbuhan ekonomi kembali. Oleh sebab itulah kini pemerintah Indonesia berupaya untuk memberikan insentif lebih kepada UMKM dan koperasi agar dapat lebih produktif.
Ha Ini dapat menjadi upaya riil pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan karena apabila UMKM dapat berupaya secara maksimal maka meningkatnya kesejahteraan masyarakat tidak menjadi suatu asa lagi dan menjadi tolak ukur bahwa kesenjangan sosial makin berkurang di Indonesia.
Halaman selanjutnyaHal-hal yang Membuat UMKM Tahan Krisis
Beberapa faktor yang membuat UMKM dapat bertahan di antaranya adalah karena UMKM mampu menghasilkan barang konsumsi dan jasa yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Pendapatan masyarakat yang menurun akibat krisis ekonomi tidak akan berpengaruh pada permintaan barang dan jasa seperti itu.
Bahkan ketika krisis ini terjadi UMKM tetap dapat menyerap tenaga kerja meski jumlahnya tak banyak.
Halaman selanjutnyaFaktor kedua adalah pelaku UMKM lebih banyak memanfaatkan sumber daya lokal ketimbang yang impor, baik itu untuk bahan baku maupun peralatan menggunakan sumber daya yang ada. Inilah yang juga membuatnya tahan banting.
Terakhir adalah pada umumnya bisnis UMKM tidak tergantung pada dana pinjaman dari bank atau pinjaman lainnya. Kebanyakan UMKM ini ditopang dengan dana pribadi dehingga tak masalah bila krisis itu terjadi. Oleh karenanya pada saat suku bunga dari bank sedang melambung tinggi, pemasukan dan pengeluaran dari usaha UMKM itu tidak akan banyak terpengaruh.
Bangga menjadi pelaku UMKM, yang keberadaannya mampu menjadi obat di saat krisis. Akan tetapi baiknya di saat krisis berakhir UMKM dapat pula menjadi madu manis bagi perekonomian di Indonesia, agar bagi pelaku UMKM keberadaannya jauh lebih membanggakan.
Bila UMKM dapat menjadi obat dikala krisis seharusnya dapat pula menjadi suplemen yang dapat menjaga kesehatan dan menjadi sweetener yang menambah manis suasana dikala bahagia.





























