Presiden Trump Dinilai Terlibat di Kerusuhan Pilpres

Presiden Trump Dinilai Terlibat di Kerusuhan Pilpres
Pernyataan ketua kelompok sayap kanan dan radikal di Amerika Setikat (AS)  terkait undangan ke Gedung Putih sebelum aksi protes dan kekerasan terbaru, membenarkan keterlibatan Presiden AS Donald Trump dalam memicu kerusuhan pemilu presiden (Pilpres). Menurut laporan Independent, Enrique Tarrio, ketua kelompok garis keras dan ekstrim Proud Boys Sabtu (12/12/2020), bersamaan dengan aksi demo yang disertai kekerasan oleh pendukung Trump di Washington dan di sejumlah negara bagian lain, membenarkan bahwa ia diundang ke Gedung Putih. Tarrio di jejaring sosial Parler menulis, "Undangan ke tempat yang tak jelas di saat-saat terakhir." Lebih lanjut ia mengaku puas atas undangan ini dan menulis hastag #Trump2020. Pendukung radikal Trump ini di pesan lainnya di sebuah foto pintu masuk Gedung Putih menulis, "Saya tak pernah berpikir akan pergi ke tampat ini." Di aksi demo pendukung Trump hari Sabtu, sejumlah orang dilaporkan terluka oleh senjata tajam dan senjata api. Proud Boys merupakan kelompok pendukung keras Donald Trump serta dikenal dengan sikapnya yang sering melakukan kekerasan di aksi protes. Sementara itu, Gedung Putih membantah kehadiran Tarrio. Banyak pengamat politik dan media Amerika Serikat menyebut anggota Proud Boys yang mayoritasnya membawa senjata api ketika aksi demo sebagai milisi di bawah perintah Trump. (ParsToday/Red)