Banyak Alumni MAN Insan Cendekia Kota Palu Diterima di Perguruan Tinggi Favorit

Palu, Obsessionnews.com - Para siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kota Palu, Sulawesi Tengah, mengukir tidak kurang 50 prestasi sejak 2018. Persisnya sejak program pembinaan siswa berbasis asrama diintensifkan. Prestasi itu diperoleh sejak tingkat lokal hingga nasional, bahkan internasional. Sejak 2018 tercatat siswa MAN IC Kota Palu merah 20 medali di tingkat kabupaten/kota, 7 medali tingkat provinsi, 8 medali tingkat regional (Sulawesi), 14 medali tingkat nasional, dan 1 medali tingkat internasional. Dikutip obsessionnews.com dari situs Kementerian Agama, Minggu (6/12/2020), MAN IC didirikan dengan biaya Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). "Alhamdulillah, setelah berdiri asrama siswa yang dibangun dengan biaya SBSN, kami bisa intensifkan program pembinaan. Hasilnya sejak 2018 prestasi yang diperoleh MAN Insan Cendekia Kota Palu terus meningkat," kata Kepala MAN IC Kota Palu Soim Anwar di Palu. Soim menjelaskan, alumni MAN IC Kota Palu juga banyak diterima di berbagai perguruan tinggi favorit. Misalnya ITB, UI, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, Undip , Unpad, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Universitas Negeri Makassar (UNM). Banyak juga yang diterima di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UIN Alauddin Makassar. "Ada juga yang diterima di Fakultas Kedokteran dan Kedinasan Universitas Pertamina, serta Perguruan Tinggi Luar Negeri di Yaman," ujarnya. Selain di bidang akademik, pembinaan siswa juga diintensifkan pada bidang keagamaan. Bahkan salah satu siswa MAN IC Kota Palu ada yang mengukir prestasi pada ajang MTQ Nasional. "Kemarin siswa MAN IC Kota Palu menjadi juara 1 bidang Fahmil Qur'an, mewakili Provinsi Sulawesi Tengah di ajang MTQ Nasional di Padang Sumatera Barat," tuturnya. Soim merasa prestasi ini tidak terlepas dari program pembinaan yang dioptimalkan dengan memanfaatkan sarana asrama siswa yang dibangun melalui SBSN. "Prestasi ini tidak terlepas dari dukungan Kemenkeu, Bappenas, serta Direktorat KSKK Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam Kemenag untuk menjadikan madrasah hebat bermartabat," tandasnya. (arh)





























