Hati-hati! Minum Kopi Pagi Hari Berbahaya

Hati-hati! Minum Kopi Pagi Hari Berbahaya
Banyak orang minum kopi di pagi hari untuk merelaksasikan diri. Namun, hal ini mungkin bukan pilihan terbaik atau teraman untuk semua orang. Kebiasaan tersebut bisa berbahaya bagi penderita sakit kepala kronis dan gastroesophageal reflux, yang biasa dikenal dengan heartburn. Dikutip dari Dreamers, Kim Byung Kun dari Eulji Medical Center mengungkapkan, kopi bertindak sebagai obat penghilang rasa sakit karena kafein, tetapi melemahkan mekanisme pertahanan tubuh terhadap rasa sakit, mungkin menyebabkan sakit kepala yang lebih parah. "Jadi, orang dengan sakit kepala kronis harus menghindari minum kopi setiap pagi,” jelas Kim. Peringatan itu juga berlaku bagi mereka yang memiliki masalah lambung, “Kafein dalam kopi memiliki efek membangunkan Anda, tetapi juga merangsang sekresi asam lambung.” “Orang yang menderita sakit maag atau maag dapat mengalami gejala yang memburuk jika mereka minum kopi di pagi hari perut kosong,” tambahnya. Kang menyarankan kepada mereka yang memiliki masalah pada bagian lambung untuk meminum teh atau air hangat pada saat pagi hari. Asam Lambung Apakah Anda penggemar kopi dan selalu memulai hari dengan kopi sebagai hal pertama? Bagi sebagian orang, kopi seakan menjadi hal yang sangat penting di pagi hari dan tak bisa beraktivitas jika tidak menyesap kopi. Bahkan, beberapa orang memilih untuk meminum kopi daripada sarapan. Padahal, kebiasaan minum kopi dalam keadaan perut kosong justru bisa merusak kesehatan Anda, terutama jika Anda rentan terhadap kembung. Sebuah studi yang diterbitkan oleh National Centre for Biotechnology Information membahas tentang dampak kopi, termasuk yang tanpa kafein pada lapisan perut. Ditemukan bahwa kopi memicu peningkatan asam lambung yang dapat menyebabkan gejala seperti kembung, gangguan pencernaan dan mulas, jika Anda memiliki lapisan perut yang sensitif. Ciri perut yang sensitif yakni Anda sering menderita gejala Irritation Bowel Syndrome atau sindrom iritasi usus. Selain itu, kopi dapat meningkatkan jumlah air yang Anda lewati dan berpotensi menimbulkan gejala dehidrasi. Hal ini dapat mempengaruhi denyut nadi Anda, menyebabkan detak jantung tidak teratur dengan menekan jantung dan dapat mempengaruhi tekanan darah. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan kegugupan, gemetar dan efek penarikan lain, termasuk perubahan suasana hati. Selain itu, kafein di pagi hari tampaknya dapat mengganggu jam tubuh alami Anda. Tubuh melepaskan hormon kortisol pada tingkat tertinggi antara jam 8 pagi hingga 9 pagi untuk memastikan Anda benar-benar terbangun. Namun, para ilmuwan menemukan bahwa minum kopi di pagi hari dapat mengganggu proses alami ini dengan menurunkan kadar kortisol, sehingga membuat Anda ketergantungan pada kopi untuk membuat Anda tetap terjaga. (*/medcom/hajinews/red)