Jokowi Minta Jajarannya Percepat Realisasi Belanja Anggaran pada Kuartal IV 2020

Jakarta, Obsessionnews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III berada pada kisaran minus 3 persen, lebih baik dari angka pertumbuhan ekonomi di kuartal II yang berada pada angka minus 5,32 persen.
"Angka tersebut juga lebih baik jika dibandingkan dengan negara-negara lain," ujar Jokowi dikutip dari web Setkab.go.id, Kamis (12/11/2020).
Sementara itu untuk indikator angka pengeluaran konsumsi rumah tangga pada kuartal III, masih berada pada kisaran minus 4. Untuk itu, pemerintah harus berupaya meningkatkan daya beli masyarakat tersebut. Sehingga menjadi kewajiban semuanya untuk memperkuat demand sehingga konsumsi ini akan menjadi lebih baik.
Jokowi kembali meminta jajarannya untuk mempercepat realisasi belanja anggaran pada kuartal keempat tahun 2020 ini. Di kuartal terakhir ini, Kepala Negara meminta agar realisasi tersebut benar-benar berada pada titik yang paling maksimal.
"Kuartal keempat ini sangat penting agar bisa memperbaiki lagi. Syukur bisa masuk ke positif di kuartal yang keempat sehingga belanja (anggaran), spending, harus menjadi kejar-kejaran kita semua,” ucap Jokowi.
Dia juga menekankan, apabila belanja anggaran pada kuartal empat telah terselesaikan dan maksimal diserap, maka seluruh jajarannya sudah harus bersiap untuk melaju pada kuartal pertama pada tahun 2021 mendatang.
Kepala Negara mengingatkan bahwa setelah masing-masing kementerian dan lembaga menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), maka pada saat itu pula proses lelang dan belanja anggaran dapat segera dilakukan.
Secara khusus Presiden menyebutkan realisasi bantuan sosial maupun belanja modal terutama infrastruktur, baik di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, dan kementerian yang lain bisa digiring untuk segera dimulai. (Poy)




























