Sosialisasi Empat Pilar, Zainal Arifin Ajak Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan

Sosialisasi Empat Pilar, Zainal Arifin Ajak Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan

Mahakam Ulu, Obsessionnews.com - Anggota DPD RI Zainal Arifin, AMd. Kep dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) turut merasakan bagaimana virus corona atau Covid-19 telah memberikan dampak besar terhadap seluruh sendi-sendi kehidupan masyarakat. Terutama dampak kesehatan dan ekonomi.

Karena itu, sebagai senator dan juga anggota MPR RI, Zainal mengajak kepada masyarakat memperkuat ketahanan pangan untuk tidak segan-segan memanfaatkan lahan yang kosong dengan bercocok tanam. Upaya ini kata dia, harus bisa dilakukan sebagai bentuk terobosan, mengingat pandemi corona ini belum ada tanda-tanda hilang.

"Masyarakat Adat Dayak bisa memaksimalkan lahan yang ada untuk membangun ketahanan pangan berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan lahan pekarangan," ujar Zainal saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar bersama warga Suku Dayak, di Desa Datah Bilang Baru, Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Selasa 10 November 2020.



Ia menjelaskan, banyak lahan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat adat dalam membangun ketahanan berbasis kearifan lokal. Misalnya, kata dia, dengan tanam sayuran, buah-buahan, budidaya ikan, atau mengembangkan peternakan skala mikro-kecil. "Ini bisa menjadi jalan bisnis sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga,” tuturnya.

Ketua Dewan Adat Kalimantan Timur ini mengatakan, di tengah situasi yang sulit ini, ekomoni kerakyatan sebenarnya menjadi tumpuan harapan dalam menjaga ketahanan nasional. Sementara itu, ketahanan nasional muaranya ada di ketahanan keluarga. Untuk itu, Ia berharap kearifan lokal yang ada di masyarakat adat, perlu dikelola dan dibangkitkan kembali.

"Dari ketahanan pangan keluarga ini masyarakat punya andil besar untuk menciptakan ketahanan nasional. Jika rakyat di desa-desa mau melakukan ini, saya yakin sekuat apapun badai corona kita masih mampu bertahan," tuturnya.

"Meminjam istilahan Sukarno bahwa, pangan adalah soal keberlangsungan sebuah negara," tambahnya.



Tak lupa, Zainal juga mengajak masyarakat agar tetap bersatu meski wabah dan cobaan terus datang silih berganti. Ia mengingatkan pegangan masyarakat dalam bernegara adalah empat pilar utama, yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Salah satu dari empat pilar itu adalah Pancasila. Ini adalah ideologi bangsa, falsafah hidup, dan dasar negara, yang digali Bung Karno dari kebudayaan dan kearifan lokal bangsa Indonesia, pertama kali dicetuskan Bung Karno dalam pidato 1 Juni 1945. Artinya, Pancasila itu memang bersumber atau berasal dari rakyat Indonesia sendiri,” jelasnya.

"Meski berbeda agama, meski berbeda suku, kita berada dalam satu rumah besar, Indonesia tercinta. Kalau kita bertengkar karena beda agama, negara tidak akan bisa maju, daerah kita tidak akan bisa maju,” ujar Zainal yang terus mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan.

Tak lupa dalam kesempatan itu, Zainal juga turut memotivasi warga khususnya anak muda untuk berani merintis usaha produktif, sehingga bisa menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan

“Banyak tantangan itu pasti. Namanya hidup, pasti selalu saja ada masalah. Tapi kita tidak boleh menyerah. Kita harus hidupkan daya juang dan kreativitas. Salah satu caranya ya berani berwirausaha,” jelasnya

Sebagai senator, Zainal juga akan terus menyerap aspirasi dari masyarakat Kalimantan Timur untuk diteruskan kepada pemerintah pusat. Ia komitmen untuk menyuarakan apa yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat yang sekiranya bisa difasilitasi oleh pemerintah pusat, melalui program-program kerakyatan. (Albar)