Duh, Mengerikan! Roro Prediksi Indonesia akan Alami Krisis Lebih Besar Akibat Iklim

Jakarta, Obsessionnews.com - Krisis kesehatan berupa pandemi Covid-19 yang saat ini tengah dialami oleh Indonesia dan berbagai negara lainnya di dunia, tidak hanya mempengaruhi lingkungan. Melainkan juga berdampak pada sektor ekonomi, dan sosial.
Baca juga:
Masker Satu Lapis Tidak Efektif Kurangi Penyebaran Covid-19
Satgas Covid-19 Tegas Meminta Kompetisi Olahraga Harus Terapkan Protokol Kesehatan
Namun demikian anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti memprediksi ke depan bukan tidak mungkin Indonesia akan mengalami krisis yang lebih besar lagi di masa depan akibat iklim. Duh, mengerikan!
Roro mengungkapkan hal itu dalam diskusi virtual “Launch of the Westminster Foundation for Democracy (WFD) Environmental Democracy Initiative” baru-baru ini.
Halaman selanjutnya“Saat ini, kita sedang berada dalam krisis kesehatan akibat pandemi, di mana krisis ini tak hanya mempengaruhi lingkungan, tapi juga sektor ekonomi dan sosial. Hal tersebut hanyalah sebagian kecil dibandingkan kemungkinan krisis yang bisa terjadi di masa depan akibat iklim," kata Roro.
Oleh karena itu, lanjutnya, pembangunan berkelanjutan perlu digencarkan, tentu dengan bantuan parlemen.
Tentunya upaya parlemen tersebut, tutur politisi Partai Golkar itu, tetap membutuhkan partisipasi publik yang luas. Salah satu inisiatif yang dilakukan oleh DPR RI untuk mengatasi masalah kurangnya partisipasi publik, yakni melalui inisiatif Open Parliament Indonesia. Di mana inisiatif ini menjunjung tinggi nilai transparansi. Ia berharap dengan inisiatif ini banyak generasi muda yang bisa lebih terbuka dengan dunia politik.
Halaman selanjutnyaHal ini, menurut Roro, sangat penting, karena kaum muda adalah kelompok yang berpikir kritis dan penuh inspirasi, sehingga akan baik untuk membuat perubahan. Dengan begitu akan tercipta kerja sama dan sinergi yang baik dalam bergotong royong menciptakan masa depan yang lebih baik.
Dalam acara yang digelar dalam rangka memperingati hari demokrasi internasional ini, anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu mengakui bahwa sejatinya cara tercepat untuk membuat sebuah perubahan adalah dengan terlibat aktif di dalam parlemen atau pemerintahan. Hal itulah yang kemudian memotivasinya untuk menjadi bagian dari sistem tersebut.
Halaman selanjutnyaIa menjelaskan, saat ini di Indonesia ada sekitar 10 persen dari total anggota DPR RI yang masuk dalam kategori muda, di bawah umur 40 tahun yang tersebar di beberapa komisi. Para politisi muda ini, termasuk Roro sendiri, bertujuan untuk fokus dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi Indonesia.
Tak heran jika kemudian legislator dapil Jawa Timur X ini tertarik mengangkat isu tentang sustainability dan climate change sebagaimana yang dipaparkan dirinya dalam forum internasional tersebut. (arh)




























