Empat Perhiasan yang Bisa Hilang dalam Diri Manusia

Empat Perhiasan yang Bisa Hilang dalam Diri Manusia
Tahukah anda, dalam diri kita sebagai seorang manusia dan hamba Allah SWT ini ada empat perhiasan yang indah tertanam dalam diri kita. Perhiasan-perhiasan ini amatlah berharga yang jika dibeli dengan uang pun tidak mampu untuk dijadikan sebagai tukaran gantinya. Empat perhiasan Itu adalah: akal, agama, malu dan amal soleh. Keempat perhiasan ini jika tidak dijaga dengan sebaiknya ia akan lenyap dan hilang dalam diri kita. Persoalannya, bagaimana ia akan hilang? Perbuatan apa yang dapat menyebabkan perhiasan ini ‘tertanggal’ dari tubuh kita?.... 1. Akal Akal adalah anugerah dan keistimewaan yang dikurniakan oleh Allah ﷻ. Seterusnya, membedakan antara manusia dengan makhluk-Nya yang lain. Dengan akal, kedudukan manusia menjadi tinggi bila dibanding dengan makhluk yang lain. Namun, tahukah kita ia dapat lenyap hanya disebabkan perasaan marah. Betapa besarnya kesan akibat rasa marah yang membuak dari dalam diri jika tidak dikawal dengan kewarasan akal fikiran. Sebab itu, Allah ﷻ meninggikan derajat bagi mereka yang dapat mengawal marah dan memaafkan orang lain sebagai salah satu sifat taqwa yang akan mewarisi syurga-Nya kelak. Firman Allah ﷻ yang artinya;“Dan bersegeralah kamu (mengerjakan amal-amal yang baik untuk mendapat) keampunan dari Tuhan mu, dan (mendapat) syurga yang bidangnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa;yaitu orang-orang yang mendermakan hartanya pada waktu senang dan susah, dan orang-orang yang menahan kemarahannya, dan orang-orang yang mema'afkan kesalahan orang. Dan (ingatlah), Allah mengasihi orang-orang yang berbuat perkara-perkara yang baik.” (Ali ‘Imran: 133-134) 2. Agama Agama adalah panduan utama bagi seseorang manusia dan menjadi panduan buat dirinya untuk meneruskan kehidupan di dunia. Setiap agama yang wujud di dunia ini hakikatnya mengajak dan menyeru umatnya ke arah kebaikan. Bagi umat Islam, kita perlu menerima segala apa yang dibawa oleh Baginda Rasulullah ﷺ dalam menjalanii kehidupan ini. Dan, tahukah anda agama ini dapat hilang dalam diri kita hanya disebabkan sifat hasad dengki. Hasad dengki ini artinya, mengharapkan hilangnya kenikmatan pada orang lain. Sabda Nabi ﷺ yang artinya;“Berhati-hatilah kamu sekalian pada hasad (dengki) karena sesungguhnya kedengkian itu dapat melenyapkan kebaikan-kebaikan, sebagaimana api memakan kayu bakar.” (Hadis Riwayat Abu Daud) 3. Malu Rasa malu juga adalah perhiasan bagi setiap manusia dan ia menjadi benteng bagi anggota tubuh daripada melakukan perkara yang dapat merusak citra, martabat maupun imannya sebagai umat Islam. Ini karena malu itu adalah salah satu cabang iman dan akhlak buat para anbiya, malaikat dan orang mukmin. Tahukah anda, sifat malu yang menjadi perhiasan diri manusia ini dapat hilang hanya karena sifat tamak;yaitu apabila dirinya sentiasa ingin mendapatkan sesuatu yang lebih banyak untuk dirinya sendiri dan tidak merasa puas dengan apa yang telah dimilikinya. Dengan sifat tamak, seseorang tidak akan malu untuk melakukan apapun juga dan tindakan yang melawan hukum agama. Apabila malu hilang, maka hilanglah kepribadiannya sebagai seorang Muslim. 4. Amal Sholeh Salah satu perkara yang akan kita bawa bersama ke alam barzakh adalah amalan sholeh yang dilakukan sewaktu di dunia. Amal sholeh ini bukan hanya sekadar sholat fardhu semata-mata, bahkan ia merangkumi segala perkara kebaikan yang dilakukan manusia di atas muka bumi bahkan hal yang sekecil seperti membuang halangan yang ada di jalan untuk kegunaan orang ramai dan lain sebagainya. Namun begitu, tahukah kita amalan sholeh ini dapat terhapus dan menjadikan kita muflis di akhirat kelak hanya karena sifat mengumpat;yaitu menceritakan keburukan orang lain yang telah terjadi. Adapun, memperkatakan keburukan orang lain tentang perkara yang tidak benar itu disebut sebagai fitnah dan ia lebih buruk daripada dosa membunuh orang. Rasulullah SAW bersabda mafhumnya yang artinya;“Empat perkara berharga yang terdapat dalam diri manusia antaranya;akal, agama, malu dan amal sholeh. Akal boleh hilang disebabkan marah. Agama boleh hilang disebabkan dengki. Malu boleh hilang disebabkan tamak. Amal sholeh boleh hilang dan terhapus disebabkan suka menceritakan keburukan orang lain.” (Hadist Riwayat Muslim) Sungguh, betapa sia-sia saja dirasakan jika begini akhir kehidupan kita kelak. Pasti kita tidak mau bukan? Nauzubillahi min zalikh. Semoga kita semua dapat mengambil manfaat dari semua ini. (Red)