Mengintip Keseharian Barli Asmara Saat Bekerja di Masa WFH

Mengintip Keseharian Barli Asmara Saat Bekerja di Masa WFH
Jakarta, Obsessionnews.com - Work From Home (WFH) atau bekerja di rumah yang dilaksanakan saat ini merupakan tindak lanjut atas imbauan Presiden Joko Widodo pada konferensi pers di Istana Bogor Jawa Barat, pada 15 Maret 2020. Imbauan Presiden ini dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran virus corona tipe baru (SARS-CoV-2) penyebab Covid-19. Berbagai perusahaan menerapkan imbauan itu, tak terkecuali yang dilakukan oleh Desainer Barli Asmara dalam mengelola perusahaannya di masa WFH ini. Mau tahu lebih lanjut lagi keseharian Barli bekerja di masa WFH? Kami akan mengulas sedikit keseharian Barli di saat WFH dalam menghadapi New Normal. Di masa WFH, Barli mengaku senang menjalaninya bersama karyawan di rumah. Hal ini pun baru pertama kali dia alami. Menurut dia, bekerja bersama karyawan di rumah merupakan salah satu kegiatan yang mengasikan. “Kalau ditanya apa saja yang di kerjakan? Ini adalah bentuk komunikasi aku. Di depan aku ini adalah box-box yang bertumpukan, para staf yang sedang packing boxs yang akan dikirimkan perharinya itu ke customer kita, pelanggan kita, pembeli kita di webside barliasmara.id,” ujar Barli dikutib Obsessionnews.com dari sebuah program Women’s Obsession, yakni ‘Talk With Elly’ pada Kamis (11/6/2020). https://www.youtube.com/watch?v=HcLAa36-6ZI&feature=youtu.be Dia mengaku, dalam kesehariannya harus menyiapkan 150 box pesanan yang sudah di packing untuk dikirim ke Customernya yang berada di seluruh Indonesia. “Si pembeli tersebut perhari ada 150 costumer. Jadi kalau dilihat dari boxnya ada 150, dan ini manual bikinnya,” ucap Desainer yang sudah malang melintang di dunia fashion ini. Selain mengepack box pesanan customer, dia juga masih harus menjalani produk yang telah dia buat, dan mengecek barang kalau masih ada revisi sebelum dikirim ke customer. “Kita ada kualiti kontrol kalau barang tersebut yang akan kita kirimkan ke seluruh Indonesia kepada pelanggan kami itu masih ada beberapa part kecil yang mesti di revisi,” ungkapnya. Kalau ditanya soal desain baru, dia mengaku saat tidak mendesain baju untuk saat ini, karena perusahaannya sudah memproduksi in total ada 3000 pieces pakaian.“Di rumah sudah penuh dengan 3.000 pieces tadi. Tapi sekarang sudah berkurang dan terkuras karena si pembeli tadi. Alhamdulillah sekarang itu tinggal menghitung hari, kita closing penjualan di 20 Mei,” ucap Barli. Kembali berbicara soal WFH, perusahaan Barli sudah tak diragukan lagi. Dia mengaku telah melaksanakan WFH yang disarankan oleh pemerintah. “Terus terang kami selalu mematuhi untuk disiplin kerja kami. Mematuhi untuk tidak keluar rumah, justru pegawai kami tidak ke luar kantor. Jadi staf kami masih ada,” tuturnya. Namun terkadang mereka (karyawan) malah tak mau kerja dari rumah dan tidak mau menggunakan peraturan yang diberikan pemerintah. “Tapi kalau peraturannya di tempat Barli, mereka merasa 9-10 jam bekerja merasa aman. Jadi setelah bekerja waktunya mereka tinggal pulang dan istirahat, bukan nongkrong. “Jadi sosial distansing mereka harus punya waktu dikondisikan bekerja di tempat aku, pulang tinggal istirahat,” ungkap Barli. (Poy)