Ma'ruf Amin Akan Bangkitkan Sel NU yang Tertidur

Ma'ruf Amin Akan Bangkitkan Sel NU yang Tertidur
Surabaya, Obsessionnews.com - Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) pada April mendatang persaingan di akar rumput semakin sengit. Semua pasangan calon berusaha menggaet suara dari ormas Islam terbesar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan juga Muhammadiyah. Calon wakil presiden Ma'ruf Amin sebagai orang NU cukup yakin warga Nahdiyin akan memilihnya. Meski ia sadar dalam beberapa survei disebut tak semua warga NU akan memilih calon pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf. Namun ia ingin memastikan jaringan kekuatan NU solid mendukungnya. Dalam pertemuan tertutup Ma'ruf dengan 25 kiai sepuh dan juga Rais Am PBNU KH Miftachul Akhyar tadi malam di Jawa Timur, disepakati ke depan tidak ada lagi jaringan, baik struktural dan kultural yang luput dalam pantauan. Ma'ruf menyebut, pertemuan dengan para kiai sepuh untuk mengonsolidasikan kekuatan NU di akar rumput. Ia menyebut semua jaringan NU yang tertidur akan dibangkit untuk memenangkan pasangan No 01. "Ini semua akan kita sinkronisasi jangan sampai ada jaringan yang off, artinya yang tidak on, kita on-kan semua supaya hasilnya optimal," kata Ma'ruf di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (24/1/2019).   Baca juga:Pilih Jokowi Pilih Orang BaikBertemu Para Kiai Madura, Ma’ruf Optimistis MenangPendarat Tuban Siap Menangkan Jokowi-Ma’rufKiai Ma’ruf Amin Tawarkan Program Pemberdayaan Umat   Baca halaman berikutnya Ma'ruf mengatakan, jaringan itu dihidupkan dengan cara menggerakkan alumni pondok pesantren di seluruh Indonesia. Ia meminta fokus pemenangan di Jawa Timur dikuatkan lebih maksimal. Sebab pusat kekuatan NU ada di Jawa Timur. Selain basis NU, Jawa Timur adalah jumlah suara terbesar dengan pemilih sekitar 31 juta. "Dan ini sudah disepakati untuk melakukan gerakan meng-on-kan semua jaringan itu," kata dia. Sebelumnya, mewakili para kiai sepuh, KH Anwar Iskandar menyampaikan bahwa ia memastikan sikap politik warga Nahdliyin akan satu suara mendukung pasangan petahana. Para kiai sepuh, kata dia, akan mengoptimalkan kantong-kantong suara yang ada di pondok pesantren dan jaringan alumni yang berada di Jawa Timur. Bahkan, Rais Am PBNU KH Miftachul Akhyar menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya itu satu rantai komando. Ma'ruf dikatakan oleh Miftachul adalah kader terbaik dan dirinya memastikan akan sekuat mungkin membantu pemenangan. "Pasti warga NU satu kata, satu kalimat, satu barisan, dalam pilpres yang akan datang. Suara kita untuk Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf," kata Kiai Anwar yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Amin Ngasinan, Kediri. (Albar)