Cegah Hoax Jelang Pemilu, WhatsApp Batasi Forward Pesan

Jakarta, Obsessionnews.com - Peredaran berita bohong atau hoax terus merajalela seiring penggunaan media sosial secara meluas di tengah masyarakat. Sebagai langkah pencegahan, aplikasi WhatsApp mengeluarkan kebijakan pembatasan forward pesan. Dikutip dari BBC, Senin (21/1/2019), perusahaan milik Facebook ini terpaksa memutuskan untuk membatasi para penggunanya untuk forward sebuah pesan hanya sebanyak 5 kali. Pembatasan ini akan berlaku di seluruh dunia termasuk Indonesia. Baca juga:Booking Via WhatsApp, Promo Harga Spesial Best Western Premier The HiveApa di Balik Alasan Pendiri WhatsApp Mundur?Duh! Pemerintah Sulit Blokir Pornografi di WhatsApp Pengguna WhatsApp sebelumnya dapat meneruskan pesan sampai ke 20 kontak. Pembatasan sebanyak hanya 5 kontak yang diimplementasikan mulai esok hari di Indonesia, dipandang efektif untuk mencegah hoax beredar di WhatsApp. WhatsApp dan Facebook memang sedang banyak disorot di berbagai belahan dunia, lantaran dianggap sebagai sarana menyebarkan informasi tidak benar dan juga propaganda. Mereka diminta segera mengambil tindakan dan pembatasan forward ini jadi salah satu kebijakan mereka sebagai solusinya. Aplikasi yang banyak penggunanya ini pertama kali menerapkan aturan tersebut di India sekitar 6 bulan lampau. Di India, kabar tentang penculikan anak menyebar di WhatsApp dan menimbulkan keresahan. Bahkan ada beberapa korban tak bersalah meninggal dihakimi massa karena dituding sebagai pelakunya menurut pesan yang beredar di WhatsApp. Di Indonesia hoax semakin mengkhawatirkan seiring dengan momentum tahun politik. (Has)





























