Ruang Gerak Ratna Sarumpaet Semakin Terbatas

Ruang Gerak Ratna Sarumpaet Semakin Terbatas
Jakarta, Obsessionnews.com - Ucapan maaf dari seorang Ratna Sarumpaet ternyata tidak cukup membuat dia lolos dari jeratan hukum. Ratna akhirnya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi, karena menyebar berita hoax tentang tuduhan penganiayaan terhadap dirinya. Ratna awalnya mengaku dianiaya orang sehingga wajahnya lebam. Namun belakangan dia mengaku telah berbohong. Luka di wajahnya sejujurnya disebabkan karena operasi plastik. Ratna hanya malu mengutarakan hal itu kepada keluarga. Dengan ditetapkan sebagai tersangka, ruang gerak Ratna semakin terbatas. Rencananya untuk mengikuti seminar kebudayaan di Chili Amerika Selatan akhirnya gagal. Padahal Ratna sudah disponsori oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Ratna disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Pidana Hukum dan Undang-Undang ITE Pasal 28 juncto Pasal 45. Ratna kini sudah dicekal oleh polisi agar tidak bisa pergi ke luar negeri. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka Ratna tidak ditahan. Dia sempat menjalani pemeriksaan selama kurang lebih dua jam, Ratna akhirnya dilepaskan. Tetap saja, ruang gerak Ratna kini semakin terbatas karena dia akan fokus menjalani proses hukum selanjutnya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga mengatakan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait penetapan tersangka terhadap Ratna. Barang bukti itu adalah kuitansi pembayaran melalui kartu debet ATM untuk operasi plastik sedot lemak wajah di Rumah Sakit Bina Estetika, Jakarta Pusat. Selain itu, polisi juga telah memeriksa dokter dan 3 perawat rumah sakit. "Polisi juga telah memeriksa buku jadwal operasi yang dilakukan Ratna beserta Direktur RS Bina Estetika," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis malam (4/10/2018). Sebelumnya diberitakan beberapa waktu belakangan ini masyarakat dihebohkan informasi pengeroyokan Ratna Sarumpaet di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September. Ratna mengaku dipukul hingga menyebabkan wajahnya bengkak usai menghadiri sebuah konferensi internasional. Sejumlah tokoh penting turut menanggapi dan menyampaikan empatinya terhadap kejadian yang diceritakan Ratna. Hingga akhirnya, Ratna mengaku bahwa kejadian tersebut hanya karangannya belaka. Polda Metro Jaya telah menerima 4 laporan masyarakat yang mendesak polisi segera mengusut pihak-pihak yang terlibat menyebarkan berita bohong ini. (Albar)   Baca juga:Tujuh Pelajaran dari Kebohongan Ratna SarumpaetKasus Ratna Tidak Boleh Dijadikan Alat Politik Atas Nama Penegakan HukumHoax Penganiayaan yang Berujung Ratna Sarumpaet Jadi TersangkaRatna Sarumpaet Ditangkap Polisi Saat Hendak ke Luar Negeri