Agus Gumiwang Gerak Cepat Tangani Rehabilitasi Sosial Pascagempa Lombok

Agus Gumiwang Gerak Cepat Tangani Rehabilitasi Sosial Pascagempa Lombok
Jakarta, Obsessionnews.com- Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar serah terima jabatan (sertijab) Menteri Sosial (Mensos) dari Idrus Marham kepada Agus Gumiwang Kartasasmita. Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kementerian Sosial lantai 2, Jakarta, Jumat (24/8/2018) malam, yang dihadiri para pejabat eselon I, II dan III. Dalam pidato sambutannya, Mensos Agus mengungkapkan Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah di bidang sosial. Kendati angka kemiskinan sudah turun, namun tidak boleh berpuas diri. Untk itu, pihaknya akan bergerak cepat. “Jangka pendek, kita perlu segera melakukan rehabilitasi Lombok pascagempa. Besok (Sabtu, 25/8) saya akan ke Lombok untuk memastikan proses rehabilitasi sosial pascagempa di wilayah itu berjalan dengan  baik,” tegasnya.   Baca juga:Jokowi Lantik Agus Gumiwang Sebagai Menteri SosialGantikan Idrus Marham, Agus Gumiwang Sore Ini DilantikIdrus Marham Akui Status Dirinya Bisa Jadi TersangkaIdrus Marham Mundur dari Mensos   Agus mengungkapkan, guncangan gempa yang bertubi-tubi melanda merusak sendi-sendi sosial. Ia menilai Idrus telah membangun dasar kebijakan, arah dan program yang sangat baik. “Kewajiban kita adalah memastikan agar progam-program tersebut terealisasi dengan baik dan berdampak secara maksimum,” kata Agus. Untuk itu, lanjutnya, ia mengajak segenap jajaran di Kemensos untuk bekerja keras bersama-sama. “Kita akan lari kencang dan akan berusaha menjaga ritme yang sudah dimulai Bapak Idrus Marham,” tandasnya. Kemensos, lanjutnya, harus menjadi instrumen utama dalam mewujudkan visi Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan nilai dan semangat gotong royong sesuai dengan Nawacita yang dicanangkan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Agus mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama membangun negeri, tetap positif dan optimistis. “Mari kita membangun negeri. Meski memasuki tahun politik tapi sepatutnya tidak melunturkan kebersamaan dan kegotongrotongan kita mengentaskan masalah-masalah sosial yang menjadi tugas kita bersama,” katanya. Seperti diketahui Jumat (24/8) siang Idrus menyampaikan surat pengunduran diri dari jabatannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Pembangkitan Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 di Provinsi Riau. Sebelumnya Idrus beberapa kali  diperiksa sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selanjutnya Jokowi melantik rekan Idrus sesama politisi Partai  Golkar, Agus Gumiwang., menjadi Mensos di Istana Negara, Jakarta, Jumat sore.   (arh)