Selasa, 10 Desember 19

Pertemuan Jokowi dan Prabowo Perkuat Tradisi Musyawarah

Pertemuan Jokowi dan Prabowo Perkuat Tradisi Musyawarah
* Momen pertemuan Jokowi dan Prabowo. (Foto: dok PDI Perjuangan)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kubu PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi dan mengungkapkan rasa gembiranya atas pertemuan Presiden Jokowi dengan sang rival Prabowo Subianto di Stasiun MRT, Jakarta. Pertemuan kedua tokoh nasional itu penuh bersahabat.

“Pertemuan tersebut menjadi ukuran peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia. Sebab pemilu presiden sudah selesai. Dengan pertemuan kedua pemimpin, PDI Perjuangan semakin meyakini bahwa jalan musyawarah demi persatuan Indonesia adalah pembumian penting dari demokrasi Pancasila,” kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Sabtu (13/7/2019).

Menurut Hasto, pertemuan Jokowi-Prabowo ini akan memberikan dampak positif untuk memperkuat semangat merajut persatuan bangsa, terutama masyarakat di kalangan akar rumput.

“Implikasinya, ketika Pak Jokowi dan Pak Prabowo bertemu, dalam suasana penuh kegembiraan disertai pemberian ucapan selamat secara langsung dari Pak Prabowo ke Pak Jokowi, maka sesuai kultur politik di Indonesia, hal tsb akan membawa suasana positif di tingkat grass roots. Kini semua berproses pada jalan yang sama, memerkuat semangat Merah Putih,” katanya.

“Saya mendampingi Ibu Megawati Soekarnoputri dengan melihat siaran langsung atas pertemuan tsb. Beliau menyampaikan rasa syukurnya, dan sejak awal percaya kenegarawanan Pak Prabowo, sama halnya dengan keyakinan Ibu Megawati mengapa konsisten memberikan dukungan kie Pak Jokowi karena kepemimpinannya yang merangkul, berdialog dan berdedikasi bagi bangsa dan negara Indonesia,” sambungnya.

Dengan pertemuan tersebut, maka PDI Perjuangan semakin optimis terhadap arah masa depan bangsa dan negara.

“Yang lebih menggembirakan kami adalah bahwa demokrasi Pancasila bekerja baik. Gotong royong, musyawarah-mufakat, persatuan Indonesia, dan keluhuran budi para pemimpinnya telah menjadi modal bagi bangsa Indonesia untuk berdemokrasi dengan kultur Indonesia, yakni berdemokrasi dengan hikmat kebijaksanaan untuk kemajuan Indonesia Raya,” katanya.

Di mana ketika persatuan para pemimpin berproses menjadi persatuan nasional seluruh warga negaranya, maka hal tersebut menjadi momentum penting bagi bangkitnya spirit dan kehendak nasional untuk berkemajuan bagi tanah air. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.