Minggu, 26 September 21

Perkuat Ketahanan Pangan, LaNyalla Dukung Pembangunan Bendungan di Kupang

Perkuat Ketahanan Pangan, LaNyalla Dukung Pembangunan Bendungan di Kupang
* Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta, obsessionnews.com –  Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menanggapi positif langkah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mempercepat pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendukung produktivitas pertanian.

 

Baca juga:

Kapal Rusia Diisolasi di Aceh, LaNyalla Minta Aparat Terus Lakukan Pengawasan

LaNyalla Optimis Sentra Budi Daya Rumput Laut Dongkrak Perekonomian Indonesia Timur

Angka Positif Covid-19 Melonjak Usai Bencana, LaNyalla Minta Ada Ruang Isolasi di Pengungsian

 

LaNyalla menilai pembangunan bendungan tersebut akan memperkuat program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.

“Percepatan pembangunan bendungan ini diproyeksikan memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian di Kupang dalam rangka menyukseskan program kedaulatan pangan dan ketahanan air di NTT,” kata LaNyalla di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

Menurut dia, pembangunan bendungan di Kupang sangat tepat karena daerah NTT memiliki curah hujan yang sedang bila dibandingkan dengan daerah lain. Dengan adanya Bendungan Manikin ditargetkan dapat mengairi sawah dan lahan pertanian lainnya.

“Bendungan ini dapat memenuhi kebutuhan hingga mencapai 310 hektar dan menjadi sumber air baku, pembangkit tenaga listrik dan berpotensi menjadi destinasi wisata,” terang LaNyalla.

Senator dari daerah pemilihan Jawa Timur ini melanjutkan, selain Bendungan Manikin dibangun pula bendungan di Kabupaten Sikka, Nagekeo dan Belu.

“Ini langkah strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemerataan pembangunan menuju masyarakat yang berdaulat di segala bidang,” tutur LaNyalla.

Sebagaimana diketahui pembangunan Bendungan Manikin terus digenjot dan diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan irigasi pertanian di Kupang. Konstruksi Bendungan Manikin mulai dikerjakan pada 2019 melalui 2 paket pekerjaan senilai Rp2 triliun.

Untuk paket I progres konstruksinya hingga 31 Januari 2021 mencapai 19 persen dengan kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya (Persero) Tbk-PT Adhi Karya (Persero) Tbk-PT Jaya Konstruksi (KSO) dengan nilai kontrak Rp1,02 triliun.

Sementara untuk Paket II senilai Rp905,2 miliar dilaksanakan oleh kontraktor PT PP (Persero) Tbk-PT Ashfri Putralora-PT Minarta Dutahutama (KSO) denga n progres fisik 26,46 persen atau lebih cepat dari rencana 25,2 persen. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.