Kamis, 11 Agustus 22

Kapal Rusia Diisolasi di Aceh, LaNyalla Minta Aparat Terus Lakukan Pengawasan

Kapal Rusia Diisolasi di Aceh, LaNyalla Minta Aparat Terus Lakukan Pengawasan
* Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: istimewa)

Jakarta, obsessionnews.com –  Tim gabungan Subditgakum Ditpolairud, Intelkam, TNI AL, Bea Cukai, Imigrasi, Kodim Banda Aceh, Dinas Karantina Kesehatan dan  Badan Intelijen Negara (BIN) berhasil melacak dan menangkap kapal pesiar asal Rusia yang telah memasuki wilayah perairan Indonesia tanpa izin.

Kapal tersebut diketahui melakukan pelanggaran lantaran melakukan lego jangkar tanpa izin. Langkah tegas aparat terhadap kapal berisi 18 orang awak asal Rusia itu diapresiasi Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

 

Baca juga:

LaNyalla Optimis Sentra Budi Daya Rumput Laut Dongkrak Perekonomian Indonesia Timur

Angka Positif Covid-19 Melonjak Usai Bencana, LaNyalla Minta Ada Ruang Isolasi di Pengungsian

LaNyalla Dukung Perjuangan Peradi Bentuk Wadah Tunggal Organisasi Advokat

 

“Saya apresiasi langkah tegas aparat kita terhadap kapal Rusia tersebut. Saya juga apresiasi aparat kita dengan sigap melacak dan menemukan keberadaan kapal yang masuk wilayah perairan Indonesia tanpa izin,” kata LaNyalla dalam keterangan tertulis, Selasa (9/2/2021).

Kini kapal yang saat lego jangkar tanpa memasang bendera negara asal itu telah diisolasi di perairan Aceh. LaNyalla meminta kepada aparat untuk terus melakukan pengawasan secara ketat terhadap aktivitas mereka selama masa isolasi.

“Terus awasi kapal asing asal Rusia yang kini diisolasi agar tak melakukan hal-hal dilarang sesuai ketentuan hukum Indonesia serta lakukan penegakan hukum bagi orang asing yang melanggar UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui kapal ‘La Datcha George Town’ asal Rusia melakukan lego jangkar di perairan Aceh Besar, tak jauh dari Pulau Rusa, Kecamatan Lhoong. Keberadaan kapal itu diketahui masyarakat sejak beberapa hari lalu.

Seorang nelayan Lhoong melaporkan kapal Super Yacht itu sudah terlihat sejak Kamis (4/2/2021).

Sejak saat itu, tidak terlihat sekalipun kapal itu menaikkan bendera negara asal dan Bendera Republik Indonesia sebagaimana lazimnya izin masuk kapal asing ke perairan Indonesia. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.