Senin, 24 Februari 20

Periode Kedua Jokowi Fokus pada Pembangunan SDM

Periode Kedua Jokowi Fokus pada Pembangunan SDM
* Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mengadakan Leaders Offsite Meeting (LOM) yang dipimpin langsung oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (18/7/2019). (Foto: ekon.go.id)

Banyuwangi, Obsessionnews.com – Sebagai sarana memperkuat koordinasi program prioritas dan program unggulan antar unit kerja, Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian mengadakan Leaders Offsite Meeting (LOM) yang dipimpin langsung oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (18/7/2019).

 

Baca juga:

Luhut: Kepentingan Saya Apa Hadir dalam Pertemuan Prabowo-Jokowi

Periode Kedua: Pungli Jadi Musuh Utama Jokowi

Pertemuan Jokowi dan Prabowo Tidak Bahas Habib Rizieq

 

Dalam sambutannya Darmin menuturkan, berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia saat ini memerlukan respons kebijakan yang tepat, yang mampu mendorong ke arah transformasi ekonomi. Bagaimana mengubah yang semula ekonomi subsisten menjadi ekonomi yang lebih komersial.

“Sehingga dalam periode ke depan (kebijakan yang tepat) ini menjadi penting sekali. Yang belum (bertransformasi) harusnya dapat menjadi prioritas, sehingga nantinya saling berkaitan antar kegiatan ekonomi, serta dapat cepat dan efisien distribusi barangnya, dari daerah ke provinsi hingga ke ibu kota,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pemerintah tahun ini akan fokus melakukan pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan vokasi. Sebab, selama empat tahun terakhir pemerintah telah fokus mendorong pembangunan infrastruktur.

“Dunia usaha dan Dunia Industri (DUDI) kini membutuhkan tenaga kerja yang terampil dan handal. Salah satu langkah yang ditempuh ialah meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan vokasi, serta penguatan Balai Latihan Kerja (BLK),” tandasnya.

Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya pada 14 Juli 2019, yang telah menetapkan visi Indonesia sebagai basis pertumbuhan di periode kedua. Dalam pidato tersebut, Jokowi menjabarkan lima sasaran prioritas program kerja, yaitu keberlanjutan pembangunan infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan investasi, penguatan reformasi birokrasi, dan penggunaan APBN tepat sasaran.

Sebagai informasi, Kemenko Bidang Perekonomian telah menetapkan 26 program prioritas untuk tahun 2020. Program-program tersebut dirancang untuk mendukung program prioritas nasional di bidang ekonomi dalam rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2020, antara lain infrastruktur dan pemerataan wilayah; Nilai tambah sektor riil, industrialisasi, dan kesempatan kerja; Ketahanan pangan, air, energi dan lingkungan hidup.

Melalui LOM 2019 ini Kemenko Bidang Perekonomian pun berkomitmen untuk terus konsisten menjalankan program-program baik yang prioritas maupun program reguler lainnya, guna mewujudkan ekonomi yang maju dan Indonesia yang unggul. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.