Jumat, 28 Januari 22

Pengemudi Go-Jek: Kerja Seminggu Libur Tiga Minggu

Pengemudi Go-Jek: Kerja Seminggu Libur Tiga Minggu
* Nadiem Makarim

Jakarta, Obsessionnews – Sepulang dari Boston, Amerika Serikat dan menyelesaikan kuliah Master of Business Administration di Harvard Business School, Nadiem Makarim memulai karir sebagai Co-Founder dan Managing Editor Zalora Indonesia. Setelah itu, dia duduk sebagai Chief Innovation Officer Kartuku. Setiap pergi-pulang kantor, jasa ojek selalu digunakan demi menembus kemacetan lalu lintas di hari kerja.

Berangkat dari situ, muncul ide membuka perusahaan yang mengorganisir para tukang ojek di seluruh Jakarta. Caranya, dengan kekuatan teknologi komunikasi seperti smartphone dan internet.

Di awal kiprah, Nadiem memang kesulitan merangkul para tukang ojek karena banyak yang menganggap gagasannya mengada-ada. Tapi kini, 30 ribu rumah tanggah terdongkrak kelayakan hidupnya dan 2 juta pengguna jasa Go-Jek terbantu aktifitasnya.

Menurut Nadiem di sela perekrutan massal pengemudi Go-Jek di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8) pendapatan juru mudi tiap bulan bisa mencapai Rp 4 juta sampai Rp 6 juta. Makanya, kalau tadinya masyarakat terutama tukang ojek pangkalan ‘cuek’, kini banyak yang mulai melirik bahkan berhasrat untuk bergabung.

Nadiem bilang, tidak ada syarat khusus untuk bergabung. Paling penting, punya kendaraan roda dua yang legal, bisa baca-tulis, serta ada kartu identitas. Siapapun, kata dia, boleh bergabung. Baik pegawai kantoran atau pun pengangguran.

Di sela perekrutan massal, obsessionnews.com menjumpai beberapa calon pengemudi yang rela mengantri demi menjadi anggota Go-Jek. Hasan, 40 tahun, mengatakan, dirinya sengaja bergabung demi mendongkrak pendapatannya.

“Setiap hari saya ngojek di pangkalan, kadang dagang kerak telor. Dulu saya sering menghimbau agar ojek online tidak masuk kawasan saya. Sekarang saya tergiur gabung,” kata Hasan, warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, kepada obsessionnews.com.

Ada juga Widodo, 47 tahun, yang mengaku pendapatannya naik 500% setelah bergabung dengan Go-Jek. Dia bilang, dalam sehari paling sedikit bawa pulang duit Rp 300 ribu.

“Pernah juga sampai satu juta. Saya bayangkan, kerja seminggu libur tiga minggu,” kata dia. (Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.