Sabtu, 24 Oktober 20

Peneliti UGM Kritik Lemahnya Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tangani Covid-19

Peneliti UGM Kritik Lemahnya Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tangani Covid-19
* Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. (Foto: Humas UGM)

Yogyakarta, Obsessionnews.com – Peneliti Research Centre for Politics and Government (PolGov), Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Fikri Disyacitta, mengkritik penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia.  Sejak awal merebak wabah Covid-19 di Indonesia, penanganan pandemi Covid-19 ditandai dengan lemahnya koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Hal tersebut seperti yang terjadi di awal Maret 2020 antara pemerintah pusat versus pemerintah provinsi (DKI Jakarta dan Jawa Barat), serta pemerintah pusat versus pemerintah kabupaten/kota di Pulau Jawa.

 

Baca juga:

Nihil Kasus Corona, Menpora Apresiasi Kinerja Pemkab Kebumen

Peran Ulama Sangat Dibutuhkan, Agar Umat Tidak Terpapar Covid-19

Membanggakan! UGM Melesat ke Peringkat 250 Dunia

 

Dalam perkembangan lanjutannya, kelemahan koordinasi antar tingkatan pemerintah daerah ini mengalami perluasan dan pendalaman menjadi konflik koordinasi antar pemerintah daerah, baik antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota maupun antara sesama pemerintah kabupaten/kota.

“Fenomena perluasan dan pendalaman konflik koordinasi tersebut terjadi pada kasus penanganan pandemi Covid-19 di Jawa Timur,” kata  Fikri yang dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Humas UGM, Senin (15/6/2020).

Fikri menjelaskan data per 12 Juni 2020 menunjukkan, bahwa Jawa Timur merupakan daerah dengan tingkat warga terkonfirmasi positif virus Covid-19 tertinggi kedua di Indonesia dengan jumlah 7.421 kasus. Selain itu wilayah dengan angka kematian tertinggi di Indonesia, yakni 553 kasus. Khususnya Kota Surabaya, total positif terinfeksi virus COVID 19 di kota ini mencapai 3.744 kasus, lebih dari separuh (50,5% persen) total korban di Jawa Timur.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.