Kamis, 5 Agustus 21

Pastikan Wisatawan Nyaman Jalankan MICE Kemenparekraf Gelar Simulasi Protokol Kesehatan di Wisata Lombok

Pastikan Wisatawan Nyaman Jalankan MICE Kemenparekraf Gelar Simulasi Protokol Kesehatan di Wisata Lombok
* Kemenparekraf menggelar simulasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE di wisata Lombok. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar simulasi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf/Baparekraf Masruroh mengatakan, simulasi ini penting agar para stakeholders MICE dapat memiliki pemahaman yang sama akan pentingnya menjalankan protokol yang telah disusun dalam panduan.

“Hal ini dilakukan supaya wisatawan yang akan melaksanakan kegiatan MICE di Indonesia dapat merasa aman dan nyaman,” kata Masruroh dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/10/2020).

Masruroh berharap wisatawan nusantara dapat berkembang dan bertumbuh lebih dahulu, sebelum wisatawan mancanegara boleh masuk kembali ke Indonesia setelah dibukanya perbatasan.

Sementara itu, Koordinator Promosi dan Pendukung Wisata, Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran, Titik Wahyuni menjelaskan simulasi ini merupakan lanjutan dari kegiatan sosialisasi panduan protokol kesehatan berbasis CHSE bagi pelaku wisata MICE.

“Simulasi yang dilaksanakan selama tiga hari ini bertujuan untuk menerapkan secara langsung panduan protokol CHSE yang telah dibuat dalam melaksanakan kegiatan wisata MICE. Sehingga, ke depan pelaku usaha wisata MICE dapat mengimplementasi panduan tersebut dengan baik,” ujar Titik.

Simulasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan wisata MICE.

“Untuk itu, saya mengajak kita bersama-sama menerapkan panduan protokol kesehatan ini, agar wisata MICE dapat kembali berjalan serta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dapat produktif namun tetap aman Covid-19,” kata Titik. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.