Minggu, 28 Februari 21

Pasca Pelantikan Biden Kekerasan Meluas di Kota-kota AS

Pasca Pelantikan Biden Kekerasan Meluas di Kota-kota AS
* Aksi kekerasan di Amerika. (Foto: ParsToday)

Beberapa jam pasca pelantikan Presiden baru Amerika Serikat (AS) Joe Biden, sekelompok demonstran menggelar aksi protes rasisme dan ketidakadilan di sejumlah kota termasuk di Portland, Oregon sehingga berujung dengan kericuhan.

Seperti dikutip Fars News (21/1/2021), sekitar 200 demonstran Amerika di kota Portland mendatangi gedung Dinas Bea Cukai dan Imigrasi Amerika, ICE dan melemparinya dengan batu serta telur ayam.

Surat kabar Inggris, Daily Mail menulis, aparat keamanan Amerika berusaha membubarkan massa demonstran dengan menyemprotkan gas air mata dan granat asap.

Kelompok kiri anti-rasis, Antifa melempari gedung Dinas Bea Cukai dan Imigrasi Amerika di kota Portland dan memecahkan kaca gedung tersebut. Sementara di Denver, Colorado para demonstrasi anti-fasis membakar bendera Amerika di dekat gedung Kongres negara bagian.

Di kota Seattle, Washington sekelompok demonstran dari kelompok Antifa merusak gedung-gedung pemerintah di kota tersebut. Kepolisian kota Seattle mengumumkan, anggota kelompok Antifa memecahkan kaca gedung pemerintah federal Amerika.

Media Amerika juga mengabarkan, sekitar 60 anggota kelompok Antifa hari Rabu (20/1) berdemonstrasi memprotes rasisme dan ketidakadilan di Amerika, sembari membawa kayu.

Menurut Daily Mail, demonstrasi-demonstrasi yang berujung bentrokan dan kekerasan terjadi di sejumlah kota Amerika.

Israel Ancam Biden
Seorang pejabat tinggi rezim Zionis Israel mengatakan, Tel Aviv tidak akan berbicara lagi dengan pemerintah Amerika Serikat jika Washington kembali ke kesepakatan nuklir Iran, JCPOA.

Fars News (21/1/2021) melaporkan, kekhawatiran pejabat Israel soal keputusan pemerintah baru Amerika di bawah Presiden Joe Biden untuk kembali ke kesepakatan nuklir JCPOA, terus meningkat dan salah seorang pejabat tinggi Tel Aviv mengancam tidak akan berbicara lagi dengan Amerika jika Gedung Putih kembali ke JCPOA.

Kanal 12 TV Israel mengabarkan, seorang pejabat “sangat senior” Tel Aviv mengatakan jika Joe Biden mengadopsi kebijakan Barack Obama (JCPOA), maka kita tidak akan berbicara lagi dengannya.

Media-media Israel juga mengabarkan rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menggelar sejumlah pertemuan konsultasi terkait Iran yang akan dihadiri oleh para pejabat senior dari Kementerian Peperangan, Kementerian Luar Negeri, Angkatan Bersenjata, Dewan Keamanan Nasional dan dinas intelijen pusat, Mossad.

Menurut Kanal 12 TV Israel, tema utama pertemuan itu adalah upaya mencegah kemajuan program nuklir Iran. (ParsToday/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.