Minggu, 28 November 21

PAN Tolak Jabatan Menteri Kabinet Jokowi-JK

PAN Tolak Jabatan Menteri Kabinet Jokowi-JK

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyatakan, Partainya tidak tertarik menyumbangkan kadernya untuk masuk dalam bursa reshuffle menteri kabinet kerja Joko Widodo – Jusuf Kalla. Pasalnya, PAN sudah sepakat bersama Koalisi Merah Putih (KMP) berada di luar pemerintahan.

“Wah jangan lah, kita jangan ditawari menteri. Kita kan sudah sepakat berada di luar pemerintahan,” ujar Zulkifli, di DPR Rabu (6/5/2015).

Zul sendiri tidak mempersoalkan adanya reshuffel di dalam kabiner kerja Jokowi-JK. Sebab selama satu semester ini pemerintah dinilai gagal menjalankan ‎program-programnya terutama menyangkut persoalan ekonomi dan hukum.

Dan sejauh ini, Zulkifli yakin Jokowi sudah mengantongi nama-nama menteri yang akan direshuffle dan mana yang harus dipertahankan. Keputusan Jokowi juga didasarkan pada penilaian atas kinerja para menterinya, bukan berdasarkan pada persoalan suka atau tidak suka apalagi faktor politis.

“Saya rasa Pak Jokowi, sudah mengatahui siapa nama-nama menteri yang akan direshuffel, karena itu kan hak prerogatif beliau,” jelasnya.

Sebelumnya, PAN diisukan tengah merapat ke pemerintah. Bukan tanpa alasan semenjak Zulkifli memimpin mengantikan ketua umum sebelumnya Hatta Rajasa, PAN terlihat aktif membangun komunikasi dengan Presiden. Bahkan, Zulkifli sempat bertemu dengan Jokowi di Istana Negara meminta agar bisa menghadiri pelantikan pengurus PAN.

Di luar itu, ‎kebijakan PAN juga kerap bersebrangan dengan partai koalisi di KMP. Misalnya, ketika KMP di DPR sepakat mengajukan hak angket untuk Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, PAN justru menolaknya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.