Sabtu, 4 Desember 21

Kabareskrim Akan Tindak Tegas Polisi ‘Kotor’

Kabareskrim Akan Tindak Tegas Polisi ‘Kotor’

Jakarta, Obsessionnews – Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) mengaku, tidak akan segan-segan untuk menindak tegas anggotanya berinisial ‘PN’ yang terlibat dalam dugaan pemerasan terhadap bandar narkoba dengan cara melakukan suap. Hal ini dilakukan untuk menjadikan institusi Kepolisian yang bersih dari polisi ‘kotor’ (jahat).

“Kami konsisten dan konsekuen dalam penanganan masalah ini. Kalau ada anggota saya yang melakukan pelanggaran. Kan kita mau polisi bersih,” ujar Buwas di Jakarta, Rabu (6/5/2015).

Buwas menyampaikan, saat ini PN sedang diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri. “Sekarang diperiksa di Propam. Untuk pidananya saya akan tangani, bisa saja ancamannya pecat,” katanya.

Buwas menjelaskan, PN yang berpangkat AKBP merupakan anggota Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri. PN diduga telah menerima suap sebesar Rp 3 miliar dari seorang bandar narkoba saat bertugas.

Namun, apakah PN meminta uang atau ditawari uang oleh bandar narkoba, hal itu masih diselidiki.”Namanya juga ‘lego-lego'(tawar-menawar) di lapangan bisa saja. Sampai saat ini kita belum tahu siapa menawarkan dan siapa yang meminta. Nanti kita lihat,” pungkas Buwas.

Dalam kasus ini, berawal dari upaya pengungkapan narkoba yang dilakukan PN bersama anak buahnya di sebuah diskotik di Bandung. Ketika hendak menangkap seorang bandar narkoba dan menyita barang bukti narkoba, bandar tersebut mencoba menyuap PN agar kasusnya dihentikan.

Sang bandar pun berniat akan memberikan Rp 5 miliar kepada PN dengan cara bertahap. Awalnya PN menerima Rp 3 miliar.
Namun ketika bandar itu hendak memberikan Rp 2 miliar sisanya, bandar itu malah melaporkan tindak pemerasan yang dilakukan PN tersebut karena kesal mengetahui kasusnya tetap diproses meski telah memberikan uang suap. Selanjutnya anggota Pengamanan Internal (Paminal) Mabes Polri langsung menangkap PN. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.