Rabu, 8 Februari 23

Nararya Ciputra Belajar Bisnis Properti dari Nol

Nararya Ciputra Belajar Bisnis Properti dari Nol
* Nararya Ciputra Sastrawinata (Nara) (foto: Forbes Indonesia)

Jakarta, Obsessionnews.com – PT Ciputra Development Tbk adalah salah satu perusahaan properti Indonesia terkemuka. Saat ini beberapa proyek Ciputra Group di Indonesia tengah dikerjakan oleh generasi ketiga Ciputra, yakni Nararya Ciputra Sastrawinata (Nara).

Di tangan Nara, proyek Ciputra Group terus berkembang di bidang properti. Hal itu terlihat dari berbagai proyek di Indonesia yang tengah diselesaikan, seperti Citra Plaza Nagoya Batam, Citra Garden City, Citra Lake Suifes , Citra Living, Citra Sawangan Depok. Citra Raya City Jambi, Citra Grand City Palembang, dan Citra Aneka Garden Pontianak. Semua proyek itu merupakan proyek berjalan.

Putra Budiarsa Sastrawinata dan Rina Ciputra ini menjalankan bisnis properti dari nol. Karena memang dari kecil dia terbiasa oleh lingkungan proyek. Oleh karena itu Nara menjadi tahu apa yang harus dikerjakan untuk usaha properti ini.

Nara mulai terlibat dalam proyek pertama Ciputra Group di Shenyang, Tiongkok. Negara itu memang menjadi negara ekspansi Ciputra Group setelah Vietnam dan Kamboja. Dia yang mulanya tidak bisa berbahasa Mandarin dituntut untuk bisa sebagai alat komunikasi. Di negara baru pun perubahan pasti terjadi bahkan mulai dari perencanaan proyek.

Pria kelahiran 1986 ini mengatakan, selama belajar dan bermitra di negara dan perusahaan asing, ada beberapa kebiasaan dan pelajaran yang bisa dipetik dan diterapkan di Indonesia. Misalnya saja terkait kualitas pekerjaan, konsep, dan desain yang lebih maju, SOP, juga sistem kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang wajib diterapkan di proyek.

Nara mengaku saat tahap belajar pada awalnya memang berat, karena menyangkut perubahan kebiasaan yang bukan hanya untuk internal perusahaan, tetapi juga rekan kontraktor dalam mengikuti prosedur kerja yang lebih ketat.

Seperti ketika berada pada ketinggian, pekerja harus menggunakan alat pengaman. Demikian pula ketika angkat beban, ada berat maksimalnya. Hal lain seperti lingkungan tinggal pekerja, kualitasnya juga ditingkatkan baik dari sisi standar kantin, kapasitas, hingga sanitas.

Perubahan itu manfaatnya memang bukan untuk waktu pendek, bahkan malah membuat biaya operasional naik. Akan tetapi setelah berjalan selama beberapa tahun, hasilnya memang lebih bisa dirasakan, pekerja lebih senang dan produktif.

Dengan perubahan generasi yang terjadi saat ini, tentunya memiliki preferensi berbeda. Generasi kini masih mau berinvestasi properti, hanya saja tidak sebesar generasi sebelumnya dan tentunya dengan investasi terukur yang tidak terlalu besar angkanya.

Nararya mengungkapkan, ada tiga nilai yang selalu ditanamkan oleh Opa, panggilan dia kepada Ciputra, yakni lntegritas, Profesionalitas, dan Entrepre-newship. Sepintas mungkin nilai-nilai itu terdengar klise, tapi dia meyakini nilai-nilai itu memang terbukti. (Poy)

 

Baca Juga:

Generasi Ketiga Ciputra: Terjun ke Bisnis Properti Tanpa Paksaan

Health in Pink bersama Hotel Ciputra Cibubur

President Director Ciputra Artpreneur, Rina Ciputra

Ragam Santapan Berbagai Negara di Hotel Ciputra Bubur

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.