Kamis, 2 Desember 21

Mendagri Yakin Kasus Golkar dan PPP Segera Beres

Mendagri Yakin Kasus Golkar dan PPP Segera Beres

Jakarta, Obsessionnews – Perseteruan dualisme kepengurusan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih terus bergulir sampai saat ini. Sehingga, hal tersebut dapat mengancam kedua Partai Politik (Parpol) itu tidak dapat mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di tahun 2015 ini.

Ditanya mengenai hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku tidak bisa berbuat banyak terhadap konflik dualisme kepemimpinan atau kepengurusan di tubuh Golkar dan PPP tersebut.

“‎Kemendagri tidak akan melibatkan secara intens terhadap kondisi parpol pengusung calon,” ujar ‎Tjahjo usai peresmian pilkada serentak di Kantor KPU Pusat, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2015).

Namun, Tjahjo juga mengaku optimis, Golkar dan PPP dapat cepat menyelesaikan masalah internal mereka. Sehingga, dapat berpartisipasi dalam pilkada serentak ini. “Cukup optimis. Mudah-mudahan Golkar dan PPP akan bisa menyelesaikan kepesertaan ini,” katanya.

Selain itu dia juga menyampaikan, PG dan PPP bisa berperan ke depan dalam pengambilan keputusan politik di daerah pilkada serentak menentukan calon. Apakah calon partai atau gabungan parpol.

“Saya yakin Golkar dan PPP akan segera menyelesaikannya,” tutur Tjahjo.

‎Sebagai informasi, KPU telah meresmikan pelaksanaan pilkada secara serentak yang dimulai pada 2015 ini. Pilkada serentak gelombang pertama akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015. Gelombang pertama ini dilakukan untuk kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memasuki akhir masa jabatan (AMJ) 2015 dan semester pertama 2016. Adapun, pelaksanaan pilkada serentak tahap pertama akan dilakukan di 269 daerah di Indonesia. Terdiri atas 9 pilkada gubernur, 224 pilkada bupati, dan 36 pilkada walikota. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.