Selasa, 24 September 19

KPU Sebut Saksi BPN Bukan Takut Intimidasi, Tapi Tidak Ada Bukti

KPU Sebut Saksi BPN Bukan Takut Intimidasi, Tapi Tidak Ada Bukti
* Komisi Pemilihan Umum (KPU) hadir sebagai pihak termohon dalam sidang sengketa hasil Pilpres di Gedung Mahkamah Konstitusi. (Foto: Dokumen KPU)

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Tim Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ali Nurdin mengatakan, dalam sidang sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pihak pemohon dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sudah terlihat kesulitan menghadirkan saksi dan barang bukti.

“Dalam kasus ini, pemohon menuduh berbagai kecurangan dilakukan pihak terkait atau termohon. Karena pemohon yang mendalilkan kecurangan, maka pemohon pula yang harusnya membuktikan,” kata Ali di ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (18/6/2019).

 

Baca juga:

BPN Sebut yang Ngotot Gugat ke MK Para Pendukung, Prabowo-Sandi Sejak Awal Menolak

Mustofa Nahra, Relawan Prabowo-Sandi Jadi Tersangka Hoax Rusuh 22 Mei

Lokasi Penghitungan Real Count BPN Prabowo-Sandi Fiktif atau Fakta?

 

Menurutnya, pihak BPN kesulitan membawa saksi bukan karena adanya ancaman intimidasi, melainkan karena memang tidak ada bukti. Apa yang disampaikan BPN hanya sebatas karangan cerita belaka.

“Kesulitan yang dihadapi pemohon bukan karena ancaman atau intimidasi yang selama ini digemborkan pemohon, akan tetapi karena ketidakjelasan dalil yang tidak didasari fakta dan bukti yang jelas,” ujarnya.

Salah satu contoh kasus yang didalilkan pemohon adalah soal adanya pembongkaran kotak suara di depan mini market. Pada kasus tersebut dinilai peristiwa itu tidak jelas lokasinya.

“Misalnya pembukaan kotak suara di parkiran. Pemohon tidak mengetahui lokasinya dan hanya menggunakan rekaman cuplikan video, yang lokasinya di sebuah parkiran toko swalayan Alfamart. Terdapat belasan ribu toko Alfamart di Indonesia, sehingga bagaimana MK memanggil saksi? Pasti tidak terungkap,” ujarnya.

Hal itu sama saja pemohon memaksa MK membuktikan tuduhan yang tidak jelas. Diyakini mengenai hal tersebut tidak akan terungkap. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.