Senin, 9 Desember 19

BPN Sebut yang Ngotot Gugat ke MK Para Pendukung, Prabowo-Sandi Sejak Awal Menolak

BPN Sebut yang Ngotot Gugat ke MK Para Pendukung, Prabowo-Sandi Sejak Awal Menolak
* Prabow Subianto dan Sandiaga Uno. (Foto: Twitter Sandiaga Uno)

Jakarta, Obsessionnews.com – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade mengungkapkan sebenarnya sejak awal pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak ingin ajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab itu keduanya tidak akan hadir dalam sidang perdana pada Jumat (14/6/2019).

“Pak Prabowo dan Bang Sandi tidak akan hadir besok. Alasannya pertama karena memang dari awal Pak Prabowo dan Bang Sandi kan tidak ingin gugat ke MK,” ujar Andre saat dihubungi, Kamis (13/6/2019).

Menurut Andre, yang ngotot ajukan gugatan ke MK adalah para pendukung.
Usul tersebut berangkat dari adanya dugaan kecurangan yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan meluas selama pilpres. Akhirnya, kata Andre, Prabowo-Sandiaga memutuskan untuk mengajukan permohonan sengketa pilpres ke MK.

“Yang ingin gugat ke MK itu kan pendukung kami. Karena ini keinginan rakyat ya tentu Pak Prabowo akhirnya menyampaikan aspirasi masyarakat itu untuk gugat ke MK,” kata Andre.

“Tapi ini kan bukan hanya bicara Prabowo Sandi tapi bicara gugatan dan keinginan aspirasi rakyat,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Andre,Prabowo-Sandi juga tidak ingin para pendukungnya hadir di sekitar MK saat sidang pertama. Sebab, BPN khawatir kehadiran Prabowo-Sandiaga akan mendorong para pendukungnya untuk ikut datang ke MK dan melakukan unjuk rasa.

“Ditakutkan dengan kehadiran Pak Prabowo dan Bang Sandi menyebabkan pendukung kami datang berbondong-bondong. Untuk itu kita putuskan Pak Prabowo dan Bang Sandi tidak hadir, dengan harapan pendukung kami juga tidak hadir,” kata Andre.

Tim Hukum Prabowo-Sandiaga mengajukan permohonan sengketa hasil Pilpres 2019 ke MK. Mereka menilai telah terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif selama pilpres.

Sementara, berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, pasangan Prabowo-Sandiaga kalah suara dari pasangan calon presiden dan wakil presiden 01, Jokowi-Ma’ruf. Selisih suara keduanya mencapai 16.594.335.

Adapun Jokowi-Ma’ruf unggul dengan 85.036.828 suara atau 55,41 persen. Sementara Prabowo-Sandi mendapatkan 68.442.493 suara (44,59 persen). (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.