Selasa, 4 Agustus 20

Keren! BRI Terus Menorehkan Kinerja Positif

Keren! BRI Terus Menorehkan Kinerja Positif
* Hingga akhir kuartal III 2019 Bank BRI mampu mencetak laba Rp 24,80 triliun atau tumbuh 5,36% year on year (y-o-y) dengan aset mencapai Rp 1.305,67 triliun, atau tumbuh 10,34% yoy. (Foto: BRI)

Jakarta, Obsessionnews.com – Bank-bank di Indonesia melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Di tengah persaingan bisnis jasa perbankan tersebut Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengukir kinerja yang keren!

Bank yang berslogan Melayani Dengan Setulus Hati ini antara lain berjasa besar memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

 

Baca juga

Perkuat Bisnis Mikro, Ini Langkah Nyata yang Dilakukan BRI

KUR BRI Berandil Kembangkan UMKM

 

Badan usaha milik negara (BUMN) ini terus menorehkan kinerja positif dan di atas rata rata industri perbankan nasional.

Konferensi pers di Kantor Pusat
Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jakarta, Kamis (24/10/2019). (Foto: BRI)

Cemerlangnya kinerja BRI itu diungkapkan Direktur Utama BRI Sunarso dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat BRI di Jakarta, Kamis (24/10/2019). Hingga akhir kuartal III 2019 Bank BRI mampu mencetak laba Rp 24,80 triliun atau tumbuh 5,36% year on year (y-o-y) dengan aset mencapai Rp 1.305,67 triliun, atau tumbuh 10,34% yoy.

Sunarso menjelaskan salah satu penyokong utama kinerja BRI yakni penyaluran kredit yang tumbuh double digit dan di atas rata rata industri.

Hingga akhir September 2019 BRI secara konsolidasian telah menyalurkan kredit senilai Rp 903,14 triliun, tumbuh 11,65%, lebih tinggi dari industri sebesar 8,59% (data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agustus 2019) dengan non performing loan (NPL) 3,08%.

“Segmen mikro tumbuh 13,23% yoy dengan proporsinya mencapai sepertiga dari keseluruhan kredit BRI,” kata Sunarso.

Apabila dirinci kredit mikro BRI tercatat Rp 301,89 triliun, kredit konsumer BRI Rp 137,29 triliun atau tumbuh 7,85% yoy (year-on-year), kredit ritel dan menengah Rp 261,67 triliun atau tumbuh 14,80% yoy dan kredit korporasi BRI Rp 202,30 Triliun.

“Jika ditotal, porsi kredit UMKM mencapai 77,60% dari keseluruhan kredit BRI, di mana angka ini berhasil kami tingkatkan secara perlahan. Dan targetnya proporsi kredit UMKM bisa mencapai 80% di tahun 2022,” ujar Sunarso.

Ia menegaskan, BRI berkomitmen untuk terus fokus dalam melakukan ekspansi bisnis di segmen mikro dengan melakukan strategi go smaller, go shorter, go faster.

Beberapa langkah nyata yang telah dilakukan oleh BRI untuk memperkuat bisnis mikro di antaranya yakni digitalisasi bisnis proses dengan menggunakan BRISPOT, penguatan big data segmen mikro, peningkatan kapabilitas SDM serta melakukan rejuvenasi produk pinjaman mikro.

Selain itu, Bank BRI juga memiliki strategi untuk terus memperluas customer basesegmen mikro. Di antaranya melalui peningkatan kapasitas anggota Rumah Kreatif BUMN (RKB) BRI, program BRIncubator, pembentukan kluster unggulan di setiap kantor cabang BRI di seluruh Indonesia dan pemberdayaan penerima Kartu Tani dan Kartu Kusuka (Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan). (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.