Senin, 14 Oktober 19

Kemenperin Dorong Peningkatan Nilai Tambah Kakao

Kemenperin Dorong Peningkatan Nilai Tambah Kakao
* Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (ketiga dari kiri) menghadiri Peringatan Hari Kakao Indonesia tahun 2019 di Plasa Pameran Industri, Jakarta, Selasa (17/9/2019). (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan nilai tambah kakao sekaligus memperkuat struktur industrinya di dalam negeri.

Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Abdul Rochim berharap roduk kakao olahan yang sebagian besar diekspor dapat ditingkatkan lagi untuk diolah di dalam negeri menjadi produk hilir cokelat dan turunannya.

 

Baca juga:

Kemenperin Usulkan Pembebasan PPN Kakao

Indonesia Tempati Urutan ke-6 Produsen Biji Kakao Terbesar di Dunia

Industri Pengolahan Kakao Sumbang Devisa Hingga USD1,13 Miliar

 

Untuk mewujudkan hal tersebut Kemenperin bersama pemangku kepentingan menyelenggarakan Peringatan Hari Kakao Indonesia tahun 2019 dengan menggelar Pameran Produk Kakao dan Cokelat 2019 di Plasa Pameran Industri, yang mengambil tema “Bangga Cokelat Indonesia”.

“Melalui pameran ini diharapkan dapat memberi semangat kebersamaan seluruh stakeholder kakao dalam mengembangkan komoditas kakao dan industri olahan kakao di Indonesia serta meningkatkan kebanggaan pada produk-produk cokelat dalam negeri,” ucap Rochim.

Dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Selasa, disebutkan kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 17-20 September 2019, dengan diikuti sebanyak 46 peserta yang terdiri dari 35 industri pengolahan cokelat skala besar, menengah dan kecil, kemudian dua industri pengolahan kakao, perwakilan dua daerah penghasil kakao, tiga lembaga riset, dua universitas, satu produsen mesin pengolahan cokelat, serta menampilkan satu buah food truck.

“Produk-produk yang ditampilkan meliputi makanan dan minuman berbasis kakao olahan seperti minuman cokelat, permen cokelat, kue, selai cokelat, biskuit cokelat, dan lain-lain,” kata Rochim.

Pada kesempatan ini juga diadakan Demo Cokelat Praline oleh Gandum Mas Kencana, Demo Cokelat Karakter/Bar oleh Uwel’s Chocolate serta success story oleh Tama Chocolate (Chocodot).

Selain acara pameran, diselenggarakan pula Focus Group Discussion (FGD) yang bekerja sama dengan Asosiasi Kakao Indonesia dengan tema “Penguatan Hilirisasi Industri Pengolahan Kakao Nasional”. FGD tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi mengenai berbagai permasalahan pada industri pengolahan kakao dan cokelat seperti pengoptimalan kapasitas industri pengolahan kakao, peningkatan konsumsi cokelat, dan peluang cokelat bean to bar di Indonesia.

 

Baca juga:

Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian RI

Best Achiever In Ministry Airlangga Hartarto (Menteri Perindustrian RI)

Airlangga Hartarto Terima Penghargaan ‘Obsession Awards 2018’  Kategori  ‘Best Achiever in Ministries’

 

Sementara itu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam acara tersebut mengatakan, industri pengolahan kakao merupakan bagian dari industri makanan dan minuman yang menjadi andalan dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Sektor ini juga banyak melibatkan industri kecil dan menengah (IKM),” ujar Airlangga. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.