Senin, 14 Oktober 19

Keluar PP, KEK Singosari Langsung Lakukan Groundbreaking

Keluar PP, KEK Singosari Langsung Lakukan Groundbreaking
* Kunjungan kerja Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), Selasa (8/10/2019). (Foto: Dok Kemenpar)

Jakarta, Obsessionnews.com – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim), Selasa (8/10/2019).

Dalam kesempatan itu, Arief menyebutkan Singosari tercatat sebagai KEK tercepat di Indonesia dalam melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk memulai proyek pembangunan.

“KEK Singosari tercepat dalam melakukan groundbreaking. Begitu keluar Peraturan Pemerintah (PP) langsung melakukan groundbreaking, sementara  KEK di daerah lain sekitar 3 tahun,” kata Arief dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Rabu (9/10).

Dalam kesempatan yang sama, mantan Direktur Utama Telkom Indonesia ini juga menyerahkan dokumen PP Nomor 68 Tahun 2019 tentang KEK Singhasari kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Kunjungan kerjaja Menpar Arief Yahya ke Singosari, Magelang, Jawa Timur, Selasa (8/10/2019). (Foto: Dok Kemenpar)

Sementara itu, Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama Singosari (IGT) David Santoso menyatakan, tahap pembangunan KEK Singosari dibagi menjadi tiga tahapan, yakni 0-3 tahun, 3-8 tahun, dan 8-15 tahun.

Baca juga: Candi Singosari Tempat Wisata Asyik di Malang

Pada tahap pertama investasi yang masuk sekitar Rp2 triliun dari konsorsium PT IGT dengan ITDC serta investor PMA untuk pembangunan hotel yang dijadwalkan mulai operasional pada 2021. Sedangkan pada tahap kedua fokus untuk pengembangan digital atau technopark yang baru pertama ada di Indonesia.

“Tahap awal investasi yang digelontorkan untuk pengembangan KEK Singosari antara Rp3-5 triliun. Kalau total sampai selesai diperkirakan bisa mencapai Rp 30 triliun,” ujar David.

Khofifah berharap, Tim KEK Singosari segera mewujudkan rencana membangun klaster pariwisata dan klaster digital teknologi yang akan membawa Jatim sebagai provinsi yang unggul  di bidang digital teknolgi di Tanah Air.  “Jatim segera take off di bidang digital teknologi,” kata Khofifah.

Sekedar untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani PP Nomor 68 Tahun 2019 tenang KEK Singosari seluas 120,3 hektare,  yang rencana pengembangannya akan dibagi dalam beberapa klaster di antaranya klaster pariwisata dan klaster teknologi digital.

Dalam kesempatan itu juga, Arief dan Khofifah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Alun-alun Singosari kemudian menyaksikan penandatanganan MoU antara pengelola KEK Singosari dengan PLN, Telkom, dan PDAM. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.