Selasa, 1 Desember 20

Jokowi Kecam Keras Pernyataan Presiden Prancis yang Hina Agama Islam

Jokowi Kecam Keras Pernyataan Presiden Prancis yang Hina Agama Islam
* Tangkapan layar pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai bertemu dengan sejumlah organisasi keagamaan, Sabtu (31/10/2020). (Sumber foto: setkab.go id)

Jakarta, Obsessionnews.com – Setelah ditunggu-tunggu akhirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikap tegas terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Dikutip obsessionnews.com dari situs setkab.go.id, Sabtu (31/10/202, Jokowi menyatakan Indonesia mengecam keras terjadinya kekerasan yang terjadi di Paris dan Niece, Prancis, yang telah memakan korban jiwa. Selain itu Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menghina agama Islam dan telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

 

Baca juga:

Non Muslim di Iran Kecam Macron yang Hina Nabi Muhammad

40.000 Massa Aksi Demo Sebut Presiden Macron Pemuja Setan

 

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam pernyataan persnya usai bertemu dengan sejumlah pemimpin organisasi keagamaan di Indonesia membahas perkembangan dunia, khususnya terkait dengan persaudaraan antarumat beragama

“Indonesia mengecam keras terjadinya kekerasan yang teriadi di Paris dan Nice yang telah memakan korban jiwa. Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam, yang telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia, yang bisa memecah belah persatuan antarumat beragama di dunia, di saat dunia memerlukan persatuan untuk menghadapi pandemi Covid-19,” tandas Jokowi.

Kebebasan berekspresi yang mencederai kehormatan, kesucian, serta kesakralan nilai-nilai dan simbol agama, imbuhnya, sama sekali tidak bisa dibenarkan, dan harus dihentikan.

“Mengaitkan agama dengan tindakan terorisme adalah sebuah kesalahan besar. Terorisme adalah terorisme, teroris adalah teroris. Terorisme tidak ada hubungannya dengan agama apa pun,” tutur Jokowi.

Dalam kesempatan itu Jokowi menyampaikan Indonesia mengajak dunia mengedepankan persatuan dan toleransi beragama untuk membangun dunia yang lebih baik.

Dalam pertemuan itu Jokowi antara lain didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Hadir dalam pertemuan para pemuka agama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI), Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), dan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan perkembangan dunia khususnya terkait dengan persaudaraan antarumat beragama. (ARH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.