Sabtu, 4 Desember 21

Jokowi Dorong NU Jadi Penyangga NKRI

Jokowi Dorong NU Jadi Penyangga NKRI
* Pertemuan Presiden Jokowi dengan tokoh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di kantor PBNU, Jakarta, Senin (7/11/2016).

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Jokowi berharap Nahdlatul Ulama (NU) bisa menjadi penyangga utama bagi tegaknya NKRI, dan Indonesia sebagai negara Pancasila yang menjunjung tinggi kebhinnekaan, persatuan serta toleransi.

“Saya kira clear, sangat jelas sekali NU menjadi penyangga utama di bidang yang saya sampaikan tadi,” ujar Jokowi usai bertemu dengan pimpinan PBNU di kantor PBNU, Jakarta, Senin (7/11/2016).

Hadir dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi, yakni Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, Robikin Emhas, KH Hasib Wahab, KH Manan Abdul Ghani, KH Aizzudin Abdurrahman masing-masing sebagai Ketua PBNU.

Hadir pula Rais’am PBNU KH Ma’ruf Amin, Rais Syuriyah KH Masdar Farid Mas’udi, Katib Syuriyah Asrorun Ni’am Shaleh, Sekjen Helmi Faisal Zaini, Bendum Harfick dan Wasekjend Masduki Baidlowi. Sedangkan mendampingi Presiden Jokowi, yakni Mensesneg Pratikno.

Jokowi mengatakan, banyak hal yang perlu diselesaikan bersama antara pemerintah dan NU ke depan, terutama masalah yang berkaitan dengan ekonomi keumatan, dan radikalisme.

“Saya kira banyak hal yang nanti bisa kita lakukan bersama NU dengan pemerintah, hal-hal yang konkret bisa bangun negara yang kita cintai ini,” katanya.

Dalam pertemuan tadi, Presiden Jokowi terus menyampaikan apresiasi kepada PBNU karena telah turut serta mendinginkan suasana melalui pernyataan-pernyataannya baik sebelum dan sesudah aksi unjuk rasa 4 November.

“Pernyataan-pernyataan yang menyejukkan suasana, sehingga pada sata demo tanggal 4 (November) lalu sampai sore magrib berjalan tertib dan damai,” ucap Presiden.

Presiden akan sering melakukan pertemuan dengan ormas Islam agar stabilitas politik yang memanas beberapa hari terakhir bisa diredam. Setelah dengan NU, Jokowi akan bertemu dengan PP Muhammadiyah, Selasa (8/11) besok.

“Harusnya hari ini (bertemu PP Muhammadiyah) tapi pak ketua masih di Ambon, mungkin besok pagi,” ungkap Jokowi. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.