Kamis, 27 Juni 19

Jokowi Bilang Tabok, Hasto: Itu Teguran Halus

Jokowi Bilang Tabok, Hasto: Itu Teguran Halus
* Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto dalam acara Safari Kebangsaan Jilid II, di Garut. (Foto: Timses).

Garut, Obsessionnews.com – Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menyatakan Presiden Jokowi hendak memberikan kiasan ketika menyatakan ‘rasanya ingin menabok’ yang menyebarkan fitnah dirinya adalah PKI. Sebuah teguran halus.

Kata Hasto, sebenarnya, pesan utama yang hendak disampaikan Jokowi adalah bahwa politik harus ditunjukkan dengan hal positif. Maka seharusnya semua pihak berlomba menunjukkan prestasi.

“Tak usahlah kemudian menggunakan berbagai upaya untuk memfitnah,” kata Hasto menjawab wartawan di sela Safari Kebangsaan Jilid II, di Garut, Sabtu (24/11/2018).

“Itu kan suatu teguran ya sebenarnya masih kategori halus ya untuk mengingatkan agar berbagai fitnah dan hoaks itu sebenarnya tidak perlu dilakukan lagi,” katanya.

Hasto lalu membandingkannya dengan era Orde Baru Soeharto. Menurutnya, bila di era itu, maka pelaku fitnah terhadap presiden pasti tak sekedar ditabok.

“Kalau di jaman Orde Baru kan itu, wah itu bukan hanya ditabok. Tapi, sudah diculik, dimasukkan penjara. Pak Jokowi itu kan cuma kiasan lah, kiasan dari seorang presiden yang ingin mengingatkan. Agar ini menjadi cambuk untuk kita semuanya mengedepankan hal positif,” bebernya.

Kata Hasto, pada pemilu 2014 lalu, Jokowi sudah diserang. Oleh Ketua Umum PPP Romahurmuzy, disebut juga bahwa Obor Rakyat di 2014 dibuat oleh kubu Prabowo. 

“Terbukti yang dulu pun tak efektif. Tapi kalau sudah tahu tak efektif, kenapa harus dipakai terus? Pak Jokowi juga bertanya-tanya, jadi jengkel juga,” imbuhnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.