Senin, 4 Juli 22

Jokowi Beri Pergarahan 3.500 Prajurit Kostrad

Jokowi Beri Pergarahan 3.500 Prajurit Kostrad
* Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan di hadapan 3.500 prajurit Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) di lapangan Mako Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong, Jawa Barat, Rabu (16/11/2016).

Jakarta, Obsessionnews.com – Prajurit TNI khususnya Kostrad yang selalu siap dalam melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, sehingga memberikan rasa aman, tenang dan ketentraman dari setiap ancaman maupun gangguan terhadap keutuhan NKRI.

Hal tersebut dikatakan Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan di hadapan 3.500 prajurit Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) di lapangan Mako Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong, Jawa Barat, Rabu (16/11/2016). Ia  didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Kasad Jenderal TNI Mulyono.

kostrad-jokowi-3

Kehadiran Presiden di Mako Divisi Infanteri 1 Kostrad untuk memastikan kesiapsiagaan dan kewaspadaan prajurit dalam mengantisipasi ancaman global serta menjaga pertahanan wilayah NKRI. “Ancaman global bisa datang dari dalam dan luar, oleh karena itu Prajurit Kostrad harus siap menerima tugas dari negara untuk diterjunkan kapan pun, di mana pun serta pantang mundur demi kejayaan bangsa dan negara,” tegasnya.

Menurut Jokowi, prajurit Kostrad sebagai komando utama dan satuan pemukul strategis agar selalu berinteraksi dengan masyarakat serta melaksanakan kegiatan pembinaan kemasyarakatan di lingkungan satuannya, sehingga kemanunggalan prajurit Kostrad dengan rakyat tetap solid dan terjaga.

“Prajurit Kostrad merupakan salah satu kekuatan perekat kemajemukan bangsa dalam melindungi NKRI dari pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa Indonesia,” tandasnya.

kostrad-jokowi-2

Ia menambahkan, dalam setiap peristiwa bersejarah untuk menegakkan kedaulatan NKRI. “Saya sebagai Panglima Tertinggi TNI, memerintahkan agar seluruh prajurit Kostrad meneruskan sejarah perjuangan yang merupakan tugas mulia,” ucapnya.

Presiden menegaskan, prajurit Kostrad harus memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit serta berdiri tegak di atas semua golongan, mengatasi kepentingan pribadi dan kelompok untuk kejayaan bangsa. “Maju tak gentar untuk menjaga NKRI, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika,” tutur Jokowi.

Hadir Kasum TNI Dr Didit Herdiawan, Dansesko TNI Letjen TNI Agus Sutomo, Danjen Akademi TNI Letjen TNI Bayu Purwiyono, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi, Kaskostrad Mayjen TNI Cucu Soemantri, Pangdiv-1 Mayjen TNI AM Putranto, para Asisten Panglima TNI, Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, serta para Kabalakpus TNI. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.