Minggu, 25 September 22

IPC Salurkan Bantuan untuk Ribuan Warga yang Terdampak Banjir

IPC Salurkan Bantuan untuk Ribuan Warga yang Terdampak Banjir
* PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) peduli bencana banjir. (Foto: Dok IPC)

Jakarta, Obsessionnews.comPT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) menyalurkan bantuan untuk ribuan warga yang terdampak banjir di beberapa titik di wilayah Jakarta Utara (Jakut), seperti Sungai Begog, Sukapura, Rorotan, Cilincing dan wilayah Bekasi, yakni Cikunir, Permata Hijau, Kranji.

Bantuan itu berupa bahan makanan, alat kebersihan dan sanitasi, serta perlengkapan kebutuhan bayi itu didistribusikan langsung, dikoordinir oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintahan setempat.

“Pendistribusian terkonsentrasi di beberapa posko di wilayah Bekasi dan Jakarta Utara. IPC melalui Tim ESR (Employee Social Responsibility) sudah turun ke lapangan sejak Kamis lalu,” kata Sekretaris Perusahaan IPC Shanti Puruhita di Jakarta, Sabtu (4/1/2020).

Shanti menjelaskan, selain berkoordinasi dengan BNPB dan pemerintahan setempat, IPC juga bersinergi dengan beberapa BUMN lain seperti Pertamina, Pegadaian, Pelni, dan BKI dalam pendistribusian bantuan tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa bantuan itu menjangkau warga yang terdampak langsung banjir kemarin. Karena itu, tim ESR IPC sudah diturunkan ke lokasi dan langsung berkoordinasi dengan BNPB di lapangan sejak hari pertama banjir,” jelasnya.

Shanti berharap, bantuan yang didistribusikan tersebut dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir. “Hingga nantinya warga bisa kembali beraktivitas normal,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar penanganan banjir di Jabodetabek dikerjakan bersama-sama, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota. Menteri BUMN Erick Thohir juga telah mengarahkan beberapa BUMN untuk menyerahkan bantuan logistik hingga alat-alat kesehatan di sejumlah wilayah yang paling terdampak.

Berdasarkan data Pemkot Jakut, sebanyak 1.340 warga di kawasan Jakut terpaksa mengungsi di 16 posko pengungsi yang tersebar di beberapa kelurahan. BNPB melaporkan sedikitnya 47 warga meninggal dunia akibat banjir pasca hujan lebat di Jabodetabek sejak malam pergantian tahun 2020. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.