Sabtu, 23 Maret 19

Internasionalisasi Pendidikan Tinggi dalam Mendatangkan Mahasiswa Asing

Internasionalisasi Pendidikan Tinggi dalam Mendatangkan Mahasiswa Asing
* Universitas Andalas.

Oleh: Yeni Dilla Roza,
Mahasiswa Program Magister
Manajemen Pendidikan Tinggi
Sekolah Bisnis IPB

Internasionalisasi dalam bidang pendidikan bukan sesuatu yang baru, bahkan telah menjadi peningkatan kualitas. Kolaborasi dan kemitraan internasionalisasi merupakan salah satu aspek dalam berbagai akreditasi dan sertifikasi pendidikan. Kolaborasi bisa dilakukan oleh dua atau lebih universitas, yang tergabung dalam jaringan atau konsorsium. Sebelumnya internasionalisasi sebatas proyek gabungan, penelitian bersama dan pertukaran pelajar, kini pandangannya sudah lebih dari itu. Misalnya sudah banyaknya universitas dari negara maju yang membuka cabang di negara-negara berkembang.

Internasionalisasi lazim di gunakan di dunia pendidikan untuk menjelaskan adanya pendidikan tanpa batas negara, trans-nasional, bisnis pendidikan antar negara (borderless-, transnational, cross border and trade in education services). Internasionalisasi perguruan tinggi diartikan sebagai sebuah proses di perguruan tinggi yang mengintegrasikan komponen internasional ke dalam tujuan, fungsi atau penyampaian pendidikan. Hal ini mencakup pengembangan kurikulum dan inovasinya; pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan dan perluasan program studi; pemanfaatan bantuan teknologi untuk pembelajaran, pelatihan budaya, pendidikan untuk mahasiswa internasional; dan penelitian/publikasi bersama. (Ferisman Tindaon, artikel Pendidikan 2015).

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Natsir, menyatakan bahwa pada awal tahun 2018 ini akan ada 5-10 perguruan tinggi yang masuk ke Indonesia (Koran Sindo, 30 Januari 2018). Internasionalisasi diperlukan dalam menjawab tantangan revolusi 4.0. Menurutnya dengan masuk universitas yang tepat akan memungkinkan lulusan yang ketat dan sebisa mungkin tidak bertentangan dengan kedaulatan dan kemandirian negara.

Kegiatan universitas asing di dalam negeri diatur dalam Undang-undang Pendidikan Nomor 12 tahun 2012, yang terdapat dalam pasal 90, bahwa ada beberapa ketentuan bagi universitas asing untuk masuk ke Indonesia diantaranya 1) daerah, jenis dan program studi ditentukan oleh pemerintah Indonesia; 2) bersifat nirlaba; 3) bekerja sama dengan Perguruan Tinggi Indonesia atas izin Pemerintah; 4) mengutamakan dosen dan tenaga kependidikan warga negara Indonesia.

Maka perguruan tinggi sebagai sebuah lembaga ilmiah diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam upaya membantu Pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang tinggi, yang dapat bersaing secara global dan yang menghasilkan karya ilmiah yang penuh inovasi dan teknologi tepat guna.

Dengan ini dapat diimplikasikan bahwa perguruan tinggi di Indonesia harus terus mengembangkan diri, meningkatkan kualitas dan kapasitas, serta tidak canggung dalam berkiprah di dalam forum global, sebagai salah satu modal utama dalam menjalin dan mengembangkan kerjasama strategis dengan perguruan tinggi atau lembaga internasional serta menarik minat mahasiswa internasional menempuh studi di perguruan tinggi Indonesia. (http://www.kompasiana.com).

Universitas adalah tempat untuk menimba ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan oleh mahasiswa dalam jenjang perguruan tinggi. Di Indonesia terdapat banyak sekali kampus yang dijadikan sebagai tempat untuk menimba ilmu pengetahuan bagi para mahasiswa. Selain memiliki mahasiswa yang berasal dari lokal Indonesia, terdapat beberapa universitas memiliki mahasiswa asing yang berasal dari negara-negara sahabat dari Negara Indonesia yang secara khusus datang untuk berkuliah di Indonesia. Kampus- kampus tersebut memang setiap tahunnya dipadati oleh gelombang pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia dan juga pendaftar dari berbagai negara di dunia.

Kehadiran mahasiswa asing di kampus merupakan salah satu elemen penting dari internasionalisasi pendidikan tinggi. Dimana hadirnya mahasiswa asing dilingkungan kampus dapat menciptakan keberagaman, memfasilitasi pemahaman lintas budaya, menciptakan toleransi, meningkatkan kapasitas penelitian dan membantu pengembangan lebih lanjut dalam proses internasionalisasi kampus (Woodfield, , 2010). Dengan kata lain kehadiran mahasiswa asing berfungsi sebagai katalis internasionalisasi.

Dalam hal peningkatan reputasi perguruan tinggi diera global ini, kehadiran mahasiswa asing sangat vital dan penting, mengingat proporsi jumlah mahasiswa asing sering digunakan sebagai salah satu indikator internasionalisasi, yang bisa menentukan pemeringkatan perguruan tinggi dunia seperti yang dilakukan oleh Timer Higher world University Ranking (Woodfield, 2010: Luxon & Peelo, 2009; Baty, 2009). Universitas yang menempati peringkat-peringkat teratas dunia selain kualitas tinggi dalam pendidikan, pengajaran dan penelitian, mereka juga memilki porsi keberadaan mahasiswa asing yang tinggi sehingga membantu mendorong naik indikator internasionalisasi. Ditinjau dari segi rasionalitas ekonomi, kehadiran mahasiswa asing dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi perguruan tinggi.

Perguruan tinggi bukan satu-satunya pihak yang diuntungkan secara ekonomi dari keberadaan mahasiswa asing. Perekonomian negara juga mendapat kontribisi positif dari mahasiswa asing. Misalnya Amerika, dengan mahasiswa asing menyumbang 30,5 miliar USD terhadap perekonomian dan menciptakan 33.000 lapangan pekerjaan dalam waktu akademik 2014-2015 (NAFSA, 2015). Ekonomi Inggris setiap tahunnya mendapat kontribusi sebesar 2,3 miliar Pounds dan 70.000 lapangan pekerjaan dari keberadaan mahasiswa asing di London (London First & PwC, 2015).

Hal ini menimbulkan dampak yang cukup besar dan positif dalam bidang ekonomi dan potensi peningkatan kualitas pendidikan tinggi, maka wajar jika berbagai negara dan universitasnya berlomba dalam mendatangkan mahasiswa asing untuk belajar. Amerika Serikat adalah negara yang memilki jumlah mahasiswa asing terbanyak dengan pangsa pasar sebesar 22%, diikuti Inggris 11% dan setelahnya China dengan 8%, Jerman dan Perancis mengikut dengan porsi 7%. (Institute of International Education, 2015).

Lima besar perguruan tinggi Indonesia penerima mahasiswa asing tahun 2016 yaitu : 1) Universitas Gajah Mada, 2) Universitas Indonesia, 3) Universitas Sumatera Utara, 4) Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wijaya dan 5) Universitas Hasanuddin.( Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Dikti, 2016).

Di Indonesia jumlah mahasiswa asing masih sangat sedikit. Pada tahun 2016 tercatat kurang dari 7.000 surat izin belajar yang dikeluarkan oleh pemerintah (www.koran-sindo.com, 15/5/2017). Hal ini cukup mengecewakan mengingat Indonesia memiliki peluang sangat besar untuk meningkatkan jumlah mahasiswa asing secara signifikan.

Dalam konsep World Class University, perkembangan jumlah mahasiswa asing yang menempuh studi di perguruan tinggi merupakan salah satu aspek yang digunakan untuk mengukur kesiapan dan mencerminkan kemampuan perguruan tinggi dalam menyelenggarakan program internasionalisasi untuk menghadapi persaingan global pendidikan tinggi. (https://ristekdikti.go.id/2017)

Untuk itu saya memandang perlu adanya kebijakan dari peran pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang saling berkoordinasi dan kerjasama, untuk mempersiapkan diri terutama perguruan tinggi yang ada , mulai dari kesiapan SDM, fasilitas, sarana dan prasana yang memungkinkan Indonesia menyelenggarakan program internasionalisasi perguruan tinggi.

Selain itu juga perlu adanya sosialisasi di masing-masing perguruan tinggi untuk menyampaikan apa itu internasionalisasi perguruan tinggi, mulai dari level bawah sampai level atas. Perlu adanya tahap-tahap yang mungkin harus dilakukan oleh masing-masing perguruan tinggi, langkah apa yang penting untuk dibenahi terlebih dahulu, sehingga akhirnya internasionalisasi perguruan tinggi itu menjadi hal di butuhkan dan dianggap penting, karena semua yang terlibat di dalam perguruan tinggi itu sudah memahami dan mengerti, tentang internasionalisasi perguruan tinggi dan hubungannya dengan mahasiswa asing.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.