Rabu, 19 Juni 19

Indonesia Raih Masa Keemasan Olahraga di Era Jokowi

Indonesia Raih Masa Keemasan Olahraga di Era Jokowi
* Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pemuda dan  Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersama para atlet. (Foto: Setkab)

Jakarta, Obsessionnews.com – Di era empat tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dunia olahraga meraih masa keeemasan. Kesuksesannya tersebut dibuktikan saat penyelenggaraan maupun prestasi Indonesia di ajang Asian Games dan Asian Para Games 2018. Lewat waktu persiapan yang dianggap mepet, penyelenggaraan Asian Games maupun Asian Para Games di Indonesia mendapat pengakuan dan apresiasi dari negara-negara Asia yang kagum dengan carapersiapam pemerintah.

Di Asian Games 2018 Indonesia menempati peringkat keempat dengan raihan 31 medali emas, 24 perak dan 43 perunggu. Hasil itu melesat jauh dari target yang dicanangkan pemerintah, yakni berada di posisi sepuluh besar dengan raihan 16 medali emas. Indonesia juga meraih prestasi terbaik di Asian Para Games 2018. Awalnya, hanya menargetkan berada di peringkat delapan dengan minimal 16 medali emas. Tapi target itu meleset ke atas seperti keinginan Presiden Jokowi. Indonesia berada di posisi kelima dengan 37 emas, 47 perak, dan 51 perunggu.

Keberhasilan tersebut tidak lain dan tidak bukan karena adanya peran dari pemerintah yang terus memberikan dukungan dan perhatian penuh, dari mulai latihan hingga pertandingan. Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada para atlet atas prestasi yang telah disumbangkan untuk Indonesia dengan memberikan bonus uang, pengajuan menjadi PNS/ASN melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB),dan pemberian rumah melalui regulasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Terima kasih atas dukungan semuanya. Kita segera konsentrasi menuju SEA Games Philipina 2019 dan Olimpiade Tokyo 2020. Amanat Bapak Presiden Jokowi juga segera persiapan merencanakan dengan matang untuk tuan rumah Olympiade 2032. Saya tidak puas sampai di situ, Indonesia harus yakin dapat menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepakbola, dengan ini Indonesia akan dikenal hingga pelosok terpencil dunia,” kata Menteri Pemuda dan  Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Pantai Indah Kapuk, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain itu, pemerintah memberikan kontribusi pada outcome yang cukup tinggi pada tingkat kesehatan pemuda secara nasional sebesar 143,04 %.Maka berbagai kegiatan olahraga yang sudah dilakukan sangat berpengaruh pada peningkatan kesehatan pemuda. Lebih lanjut, kegiatan tersebut akan dipertahankan bahkan ditingkatkan baik secara kualitas maupun kuantitasnya oleh pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Tak hanya itu, upaya menciptakan wirausaha muda baru juga tengah digalakan oleh pemerintah, antara lain melalui kegiatan penumbuhan minat wirausaha yang dilaksanakan di 9 (Sembilan) provinsi, wirausaha Muda Pemula (WMP) yang memperoleh akses permodalan melalui Lembaga Permodalan Kewirausahaan Pemuda (LPKP), Sentra Kewirausahaan Pemuda yang difasilitasi, expo santripreneur, Teknopreneur, pelatihan kewirausahaan dan fasilitasi terhadap wirausaha muda potensial seperti; Wirausaha Muda Pemula berprestasi, Sociopreneur Muda Indonesia dan pekan raya muda.

Maka dari itu, pemerintah telah melakukan optimalisasi sinergitas koordinasi lintas sektor baik bidang pemuda maupun olahraga dengan kementerian/lembaga, antara lain dengan terbitnya peraturan pemerintah daerah Peraturan Presiden 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan. Sedangkan, upaya pembenahan di tataran perencanaan dilakukan melalui revisi Renstra Kemenpora yang tertuang Peraturan Kemenpora Nomor 30 Tahun 2016 tentang Rencana Strategis Kemenpora Tahun 2016-2019 yang diikuti dengan penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU) untuk memperkuat outcome dan revisi renstra telah diikuti secara berjenjang oleh Eselon I dan II, upaya lainya telah diterapkan e-money pelaksanaan anggaran dan Kemenpora juga telah mengembangkan sistem informasi akuntabilitas kinerja elektronik (e-sakip) dengan nama e-kinerja. (Vina)

Artikel ini dalam versi cetak dengan judul “Masa Keemasan Dunia Olahraga Indonesia” telah dimuat di dimuat di Majalah Men’s Obsession Edisi Januari 2019.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.