Minggu, 27 September 20

Hindari Covid-19, Raja Thailand Isolasi Diri di Hotel Bersama 20 Selirnya

Hindari Covid-19, Raja Thailand Isolasi Diri di Hotel Bersama 20 Selirnya
* Raja Maha Vajiralongkorn. (BBC)

Guna menghindari terinfeksi virus Corona (Covid-19) karena tertular dari orang lain, Raja Thailand melakukan isolasi diri dengan menyewa seluruh hotel mewah di Jerman untuk dirinya beserta rombongan termasuk 20 selir alias gundik atau istri yang dinikahi secara siri’.

Raja Maha Vajiralongkorn ini dikabarkan telah memesan keseluruhan Grand Hotel Sonnenbichl di Jerman sehingga ia dapat mengisolasi diri dengan memboyong 20 selirnya. Selama masa isolasi, Raja berusia 67 ini didampingi 20 selir, sejumlah pelayan dan pengawal. Namun tak diketahui apakah istri Raja ikut dalam rombongan tersebut.

Dilansir News Australia, Daily Mail, Senin (30/3/2020), kabar keberadaan Raja yang dikenal sebagai Rama X dari Thailand, muncul pertama kali di media Jerman, Bild. Raja telah mengambil alih hotel mewah itu dengan izin khusus untuk menyewa dengan menerima “izin khusus” dari dewan distrik untuk mengakomodasi pestanya.

Yang menarik, wisma dan hotel di wilayah tersebut diperintahkan untuk ditutup karena krisis virus Corona, tetapi juru bicara dewan distrik setempat mengatakan Grand Hotel Sonnenbichl merupakan pengecualian karena “para tamu adalah kelompok orang homogen tunggal tanpa fluktuasi”.

Rama X dikabarkan sebetulnya memiliki rumah di Jerman senilai USD 12 juta. namun ia lebih sering menghabiskan banyak waktunya berpindah-pindah dihotel mewah di berbagai negara di Eropa.

Saat isolasi Covid-19, sang Raja memilih tinggal di hotel sementara 119 anggota keluarganya yang berada di Jerman justru dipulangkan ke Thailand agar tak terinfeksi Covid-19 yang saat ini tengah melanda Jerman. Namun, 119 anggota keluarganya tersebut diduga terkena penyakit pernapasan yang sangat menular.

Di Thailand hingga Sabtu (28/3), terdapat 1.388 kasus Covid-19 dan angkanya terus bertambah karena di negara itu orang-orang yang tidak mempraktikkan social distancing.

Berita tentang isolasi diri Vajiralongkorn di sebuah lokasi mewah disambut dengan kemarahan oleh puluhan ribu orang Thailand, yang berisiko melanggar hukum lèse-majesté di negara itu dengan mengkritiknya secara online.

Tingkah Raja X mematik kemarahan ribuan orang Thailand. Namun tak ada warga yang berani mengungkapkan kritik secara terbuka pada Monarki karena hukum di Thailand melarang mereka mengkritik monarki dengan ancaman penjara selama 15 tahun.

Di dunia maya beredar sebuah tagar di Twitter yang diterjemahkan “mengapa kita butuh raja? Sebagai respon kepergian Raja X ke Jerman. Taggar itu telah di-tweet jutaan kali dalam 24 jam.

Pemerintahannya Vajiralongkorn di Thailand dimulai pada 2016 setelah kematian ayahnya, Bhumibol. Meski tidak ada cara untuk mengukur popularitasnya di kalangan orang Thailand karena undang-undang lèse-majesté yang parah, diyakini ia tidak begitu dicintai seperti ayahnya, yang memerintah selama lebih dari 70 tahun. (*/Daily Mail/Independent)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.