Selasa, 26 Oktober 21

Hartas, Dari Mobil Yang Ditabrak Hingga Tidur Mendengkur

Hartas, Dari Mobil Yang Ditabrak Hingga Tidur Mendengkur

CATATAN Andi Arief Mengenang Haryanto Taslam:
Dari Mobil Yang Ditabrak Hingga Tidur Mendengkur

BERBAGI pengalaman Haryanto Taslam bersama Eros Djarott, Goenawan Muhammad, Marsilam Simanjuntak juga Roy BB Janis dan beberapa wartawan seperti Ging Ginanjar, Ezki Suyanto, adalah beberapa orang yang mau ambil resiko berhubungan dengan gerakan.

Pasca 27 Juli 1998, Haryanto Taslam yang akrab dipanggil Hartas, telah wafat di saat berkiprah menjadi politisi Partai Gerindra. Dia Asli PDI yang berubah jadi PDI-P. Saat saya tanya mengapa dia keluar dari PDI-P, dia mengaku mulai retak denggan Megawati karena dia tak setuju pelengseran Gus Dur.

Berikut catatan kenang-kenangan: “Sepuluh hari saya berada di ruangan interogasi kemudian saya dibawa turun ke bawah ke sebuah ruangan. Ternyataitu sebuah sel berukuran 2×2,5 meter. Tutup mata dan borgol dibuka. Dalam ruangan itu ada tempat tidur, bak mandi, dan WC. Saya melihat ada 6 kamar di sana yang dipantau dengan kamera di setiap sel.

Setiap hari diputar musik dari radio dengan suara keras dari pukul 4 pagi hingga pukul 2 pagi. Jadi setiap hari hanya 3 jam tidak ada suara radio. Saya mulai mendengar di sebelah kanan ada suara orang berdoa dan sebelah kiri orang sedang mengerang kesakitan.

Awalnya saya tidak berani bicara karena dipantau oleh kamera. Tapi saya nekad karena ingin tahu siapa di sebelah kiri dan kanan saya. Dan, saya terkejut karena di sebelah kanan saya Waluyo Jati. Juga ada Faisal Reza. Keduanya adalah teman saya di UGM dan aktivis SMID di Yogyakarta. Dan, sebelah kiri saya ternyata Haryanto Taslam.

Ketika masuk sel sudah tersedia odol, sikat gigi, dan botol aqua. Menurut Faisal Reza, sel tersebut bekas tempat Pius. Dan, di sebelah kanan Faisal Reza bekas tempat Desmon. Jadi ketika saya masuk, Pius dan Desmon sudah dibebaskan.

Faisal Reza dan Waluyo Jati keduanya ditangkap di depan RSCM. Sedangkan Haryanto Taslam ditangkap di Taman Mini setelah mobilnya ditabrak lebih dulu. Haryanto Taslam sering mengerang kesakitan dan tidurnya mendengkur, selain sakit mungkin karena badannya gemuk. Waluyo Jati dan Faisal Reza badannya hancur karena disetrum ratusan kali (Cuplikan kesaksian saya di Puspom TNI 1998). [#]

*) Andi Arief – Mantan Aktivis

Post source : Haryanto Taslam yang akrab disapa Hartas (Alm).

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.